Besok Sunnah Puasa Ayyamul Bidh Safar 1448 H, Pahalanya Setara Puasa Setahun
NU Online ยท Senin, 27 Juli 2026 | 20:00 WIB
Jakarta, NU Online
Awal Safar 1448 H dimulai pada Kamis (16/7/2026) lalu sebagaimana diumumkan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) pada Rabu (15/7/2026). Artinya, umat Islam disunnahkan untuk melaksanakan puasa ayyamul bidh bulan Safar 1448 H mulai esok, Selasa (28/7/2026).
Untuk diketahui, ayyamul bidh berarti hari-hari cerah, yaitu hari yang malamnya disinari bulan purnama. Hari-hari tersebut jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan Hijriah. Di bulan Safar 1448 H, ayyamul bidh jatuh pada hari Selasa (28/7/2026) hingga Kamis (30/7/2026).ย
Berdasarkan hadits yang diriwayatkan Ibnu Abbas, puasa di ayyamul bidh dihukumi sunnah muakkad, sebuah amalan yang sangat dianjurkan. โDiriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: โRasulullah saw sering tidak makan (berpuasa) pada hari-hari yang malamnya cerah (ayyamul bidh) baik di rumah maupun dalam bepergianโ.โ (HR an-Nasaโi dengan sanad hasan).
Adapun niat melaksanakan puasa ayyamul bidh adalah sebagai berikut.
ููููููุชู ุตูููู ู ุฃููููุงู ู ุงููุจูููุถู ูููููฐูู ุชูุนูุงููู
Nawaytu shauma ayyรขmil bรฎdl lillรขhi taโรขlรข.
Artinya, โSaya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah taโรขlรข.โ
Niat puasa ayyamul bidh ini disunnahkan untuk dilafalkan dengan lisan, tidak sekadar dibaca dalam hati. Niat ini juga mulai boleh dilaksanakan sejak malam hari sampai sebelum masuk waktu zawal, posisi matahari condong ke barat. Hal itu dengan catatan belum makan ataupun minum apa-apa sejak terbit fajar hingga waktu niat dilakukan.
Sebelum melaksanakan puasa ayyamul bidh, umat Islam disunnahkan untuk sahur terlebih dahulu pada waktu menjelang Subuh sebelum imsak. Jika waktu Maghrib telah tiba, sunnah bagi orang yang melakukan puasa ayyamul bidh untuk menyegerakan berbuka.
Puasa ini memiliki keutamaan (fadilah) seperti puasa sepanjang tahun bagi yang dapat melaksanakannya selama tiga hari. Sebuah hadits yang diriwayatkan Abudzar ra menjadi dalil atasnya.
Disebutkannya, Nabi Muhammad saw. bersabda: โSiapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun. Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang mulai karena membenarkan hal tersebut: โSiapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnyaโ [QS al-Anโam: 160]. Satu hari sama dengan 10 hariโ.โ (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi. Ia berkata: โHadits ini hasan.โ Ibnu Majah juga menilainya sebagai hadits shahih dari jalur riwayat Abu Hurairah ra). (Iโรขnatut Thรขlibรฎn Juz II)ย
Apalagi puasa ini dilakukan di bulan Muharram. Hal ini sangat dianjurkan sesuai hadits Nabi Muhammad saw, โBarang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqaโdah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia aโโโโโโโkan mendapat pahala puasa 30 hari.โ
Terpopuler
1
Maju Calon Ketua Umum PBNU, Gus Yusuf Soroti Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Pesantren
2
Prediksi BMKG: Musim Kemarau Dominasi Indonesia hingga Akhir Juli 2026
3
Kongres Umat Islam Indonesia Usulkan Pembentukan Danantara Syariah untuk Konsolidasikan Ekonomi Umat
4
Prabowo Tuding Masih Ada Londo Ireng dengan Wajah Wartawan hingga LSM
5
Hukum Memakan Gaji Buta
6
Organisasi Pers Desak Prabowo Minta Maaf atas Pernyataan 'Londo Ireng' yang Dikaitkan dengan Wartawan
Terkini
Lihat Semua