Hukum Membaca Yasin pada Malam Rebo Wekasan
Rebo Wekasan merupakan salah satu tradisi yang masih dilestarikan oleh masyarakat Nusantara di antaranya dengan tradisi membaca Yasin
Artikel dengan tag "Safar"
Rebo Wekasan merupakan salah satu tradisi yang masih dilestarikan oleh masyarakat Nusantara di antaranya dengan tradisi membaca Yasin
Khutbah Jumat ini mengingatkan bahwa Rebo Wekasan adalah hari Rabu terakhir bulan Safar dalam penanggalan Hijriah.
Khutbah Jumat ini mengingatkan bahwa saat ini kita tengah berada di pertengahan bulan Safar.
Khutbah Jumat ini menegaskan bahwa sial dan tidaknya setiap orang tidak bergantung pada hari dan suatu bulan tertentu.
Safar merupakan bulan kedua dalam rangkaian penanggalan hijriyah. Di dalam bulan Safar terdapat amal-amal pilihan dan utama untuk dilaksanakan
Disebut Safar karena dahulu pada bulan ini orang-orang Arab mengumpulkan makanan dari berbagai tempat, sehingga tempat itu kosong dari makanan
Ada keyakinan yang populer di sebagian kalangan kaum muslimin Indonesia bahwa hari Rabu terakhir bulan Shafar adalah hari yang teramat sial. Benarkah demikian?
Keberuntungan sejati adalah ketika seorang hamba mengisi waktunya, kapan saja itu, untuk menjalankan ketaatan kepada Allah. Sebaliknya, kerugian terjadi adalah saat seseorang menyia-nyiakan waktunya, termasuk ketika di bulan-bulan mulai sekalipun. Tidak ada bulan sial atau bukan, yang ada adalah apakah perbuatan kita membawa maslahat atau tidak, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
Dalam Mandzumah Syarh al-Atsar fî mâ Warada ‘an Syahri Safar (hal 9), Habib Abu Bakar al-‘Adni menyebutkan Rasulullah melakukan tradisi-tradisi yang baik di bulan ini guna menggugurkan anggapan negatif orang-orang pada masa jahiliah. Di antara tradisi baik yang beliau mulai yaitu:
Memasuki bulan Safar, tentunya kita mengharapkan keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT. Berikut doa Habib Abu Bakar Al-‘Adni di bulan Safar sebagaimana dikutip dari karyanya Mandzûmah Syarhil Atsar fî Mâ Warada ‘an Syahris Shafar: