Nasional

Doa Buka Puasa Berbagai Versi dan Waktu Membacanya

NU Online  ยท  Kamis, 23 Maret 2023 | 09:00 WIB

Doa Buka Puasa Berbagai Versi dan Waktu Membacanya

Gambar keluarga sedang berbuka puasa bersama. (Foto: NU Online/Freepik)

Jakarta, NU Online

Saat ini, umat Islam sudah memasuki bulan Ramadhan. Semua umat Islam harus melaksanakan ibadah rukun Islam ketiga, yaitu puasa. Berdoa merupakan salah satu etika yang dianjurkan untuk dilakukan pada saat berbuka puasa. Terdapat berbagai versi doa buka puasa yang dijelaskan dari berbagai keterangan hadits.


Berbagai versi doa buka puasa ini sebagaimana dilansir NU Online dalam artikel berjudul Doa Buka Puasa, Dibaca Sesudah Berbuka atau Sebelumnya?


1. Riwayat sahabat Muโ€™adz bin Zuhrah


ย ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชู


Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartuย 


"Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka."


2. Riwayat Sahabat Abdullah bin โ€˜Umar


ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู…ูŽุฃู ูˆูŽุงุจู’ุชูŽู„ู‘ูŽุชู ุงู„ู’ุนูุฑููˆู‚ูุŒ ูˆูŽุซูŽุจูŽุชูŽ ุงู„ุฃูŽุฌู’ุฑู ุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‡ู


Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah


โ€œTelah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah."


3. Kitab Fathul Mu'in

Di dalam Kitab Fathul Mu'in juz 2 halaman 279 dijelaskan, ketentuan doa berbuka puasa yang baik adalah membaca doa sesuai dengan lafal doa dalam hadits riwayat Muโ€™adz bin Zuhrah.ย 


Sementara lafal doa dalam hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Umar ditambahkan ketika seseorang berbuka dengan menggunakan air. Berikut penjelasannya:ย 


ูˆูŽูŠูุณูŽู†ู‘ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‚ููˆู’ู„ูŽ ุนูŽู‚ูุจูŽ ุงู„ู’ููุทู’ุฑู: ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชู ูˆูŽูŠูŽุฒููŠู’ุฏู - ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑูŽ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุงุกู -: ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู…ูŽุฃูุŒ ูˆูŽุงุจู’ุชูŽู„ูŽู‘ุชู ุงู„ู’ุนูุฑููˆู’ู‚ูุŒ ูˆูŽุซูŽุจูŽุชูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุฌู’ุฑู ุฅูู†ู’ย ุดูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰.

โ€œDisunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka 'Allahumma laka shumtu wa โ€˜ala rizqika aftharthu' dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: 'Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah'."


4. Sulaiman Bujairimi dalam Hasyiyah Iqna

Dalam kitab tersebut, dijelaskan juga doa berbuka puasa sebagaimana dilansir NU Onlineย berikut.


ุงู„ู„ู‘ู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชูุŒ ูˆูŽุจููƒูŽ ุขู…ูŽู†ู’ุชูุŒ ูˆูŽุจููƒูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุชูŽูˆูŽูƒู‘ูŽู„ู’ุชู. ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู…ูŽุฃู ูˆูŽุงุจู’ุชูŽู„ู‘ูŽุชู ุงู„ุนูุฑููˆู‚ู ูˆูŽุซูŽุจูŽุชูŽ ุงู„ุฃูŽุฌู’ุฑู ุฅูู†ู’ ุดุงุกูŽ ุงู„ู„ู‡ู. ูŠุง ูˆูŽุงุณูุนูŽ ุงู„ููŽุถู’ู„ู ุงูุบู’ููุฑู’ ู„ููŠ ุงู„ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‡ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ู‡ูŽุฏูŽุงู†ููŠ ููŽุตูู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุฑูŽุฒูŽู‚ูŽู†ููŠ ููŽุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชู


Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika 'alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Ya wasi'al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu


"Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya."


Waktu Membaca Doa Buka Puasa


Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha dalam Hasyiyah I'anatut-thalibin juz 2 halaman 279 menjelaskan bahwa waktu membaca doa buka puasa adalah setelah berbuka, bukan dibaca sebelum dan bukan pula saat berbuka.


Penempatan waktu membaca doa berbuka puasa dilakukan setelah selesai berbuka puasa adalah dengan merujuk makna yang terkandung dalam doa tersebut.ย 


Syekh Said bin Muhammad Baโ€™ali dalam Kitab Busyra al-Karim halaman 598 menjelaskan, disunnahkan (membaca doa buka puasa) ketika hendak berbuka tetapi (waktu) yang lebih utama adalah setelah berbuka dengan membaca doa: 'Allahumma laka shumtu wa ala rizqika afthartu'.


Pewarta: Aru Lego Triono
Editor: Syakir NF