DPR Berlakukan Komisi Ojol Jadi 8 Persen per 1 Juli 2026, Pengemudi Desak Ekosistem Setara
NU Online ยท Jumat, 26 Juni 2026 | 10:00 WIB
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU Online
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengumumkan bahwa Gojek dan Grab akan mulai menerapkan komisi sebesar 8 persen untuk layanan transportasi roda dua mulai 1 Juli 2026. Dasco mengaku telah berkomunikasi dengan perusahaan aplikasi terkait kebijakan yang selama ini menjadi perhatian para pengemudi ojol.
โSaya bersama dengan manajemen GoTo dan Grab. Tadi kami sudah mengadakan pembicaraan-pembicaraan bersama mengenai pemberlakuan tarif ataupun pemberlakuan komisi untuk kendaraan transportasi online roda dua yang penerapannya selama ini mungkin ditunggu-tunggu oleh pengemudi,โ ujar Dasco dalam konferensi pers bersama manajemen GoTo dan Grab di selasar Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).ย
Sementara itu, Pengemudi Ojek Online (Ojol), Hendi menekankan bahwa kunci dari ekosistem transportasi online yang sehat adalah hubungan yang setara antara aplikator, mitra, dan pemerintah.
"Kami ingin bekerja dengan tenang, dengan penghasilan yang sepadan dengan risiko yang kami ambil setiap hari. Jika aturan 8 persen ini dijalankan dengan konsisten dan transparan, ini adalah langkah awal yang sangat krusial," kata Ketua Persatuan Ojol Mitra Tangguh Nusantara (POMTN) kepada NU Online pada Kamis (25/6/2026).
"Kami akan terus memantau pelaksanaannya mulai 1 Juli nanti. Jika ada kendala, kami tidak akan ragu untuk terus bersuara," sambungnya.
Hendi mengakui, selama ini mitra pengemudi sering kali menjadi pihak yang paling dirugikan oleh sistem bagi hasil yang tidak transparan.ย
Ia menuntut pemerintah untuk tidak sekadar menerbitkan aturan, tetapi juga melakukan pengawasan ketat agar tidak ada celah bagi aplikator untuk melakukan pemotongan tersembunyi yang memberatkan mitra.
"Jadikan kebijakan ini instrumen nyata untuk melindungi kami, bukan membiarkan kami berjuang sendirian di tengah persaingan pasar yang tidak sehat," jelasnya.
Pengemudi Ojol lainnya, Rici menekankan bahwa fokus utama saat ini bukan lagi pada perdebatan kepentingan, melainkan pada konsistensi implementasi kebijakan soal komisi 8 persen di lapangan.
โ"Kami menyambut positif rencana komisi 8 persen yang akan berlaku efektif mulai 1 Juli nanti. Meskipun bagi sebagian pihak angka ini terlihat kecil, namun bagi mitra pengemudi yang berjuang di jalan dari pagi hingga malam, kebijakan ini sangat berarti bagi keberlangsungan ekonomi keluarga kami," katanya kepada NU Online.
"Harapan besar kami adalah agar aturan ini benar-benar terealisasi, sehingga beban penghasilan teman-teman pengemudi dapat sedikit terangkat," ujarnya.
Menurutnya, kebijakan ini dinilai sebagai angin segar bagi ribuan pengemudi ojol yang selama ini menantikan sistem bagi hasil yang lebih adil dan berpihak pada kesejahteraan mitra.
Terpopuler
1
Presiden Prabowo dan 1.500 Undangan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
2
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
3
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
4
Esok Puasa Tasu'a, Raih 4 Keutamaannya
5
Rais Aam PBNU Kiai Miftach Ingatkan Kekuasaan Bisa Hancur karena Kezaliman
6
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
Terkini
Lihat Semua