Jakarta, NU Online
Puasa menjadi satu ibadah penting yang dianjurkan bagi umat Islam. Ibadah bukan hanya dilakukan guna menahan nafsu saja, tetapi juga mempunyai banyak keutamaan lain, di antaranya kesehatan.
Ada beragam puasa sunnah yang dapat dilaksanakan umat Islam. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud ketaatan atas perintah dan anjuran Rasulullah saw.ย
Pada Bulan Januari 2026 ini, ada empat puasa sunnah yang dapat dilaksanakan umat Muslim, yaitu puasa sunnah hari Senin dan Kamis, Ayyamul Bidh, puasa Rajab, dan puasa Sya'ban.
Puasa Senin-Kamis
Puasa pada hari Senin dan Kamis mempunyai sejumlah keutamaan. Ustadz Muhammad Abror dalam artikel berjudul Tata Cara Puasa Senin-Kamis: Niat, Waktu, dan Keutamaannyaย mengungkapkan berbagai sisi fadilahnya itu sebagaimana dikutip NU Online pada Rabu (31/12/2025).ย
Puasa pada Hari Kamis dapat dilaksanakan oleh umat muslim mulai Kamis, 1 Januari 2026 esok, sedangkan puasa Senin dapat mulai dilaksanakan pada Senin, 5 Januari 2026. Adapun keutamaan dari puasa di Hari Senin dan Kamis adalah sebagai berikut:
Puasa yang selalu dilakukan oleh Rasulullah. Disampaikan oleh Siti โAisyah radhiyallu โanha, bahwasanya Nabi senantiasa puasa di hari Senin dan Kamis. โNabi ๏ทบ selalu menjaga puasa Senin dan Kamisโ (HR Tirmidzi dan Ahmad).
Hari di mana amal manusia akan disetorkan. Oleh sebab itu, menjalankan sunnah berpuasa pada Haru Senin dan Kamis menjadi suatu amal kebaikan jika amal seorang muslim dilaporkan dalam keadaan berpuasa. Rasulullah saw bersabda, โAmal perbuatan manusia akan disampaikan pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka aku ingin amalku diserahkan saat aku berpuasaโ (HR Tirmidzi).
Pintu surga dibuka pada Hari Senin dan Kamis. Hal ini sebagaimana disabdakan Rasulullah saw. โSesungguhnya pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Semua dosa hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu akan diampuni, kecuali bagi orang yang antara dia dan saudaranya terdapat kebencian dan perpecahan." (HR Muslim, No. 4652).
Khusus Hari Senin, merupakan hari lahir sekaligus hari wafat Rasulullah saw. Saat ditanya alasan di balik berpuasa di hari tersebut, Nabi menjawab bahwa hari itu merupakan waktu kelahirannya dan saat kali pertama menerima wahyu.
Puasa ayyamul bidh
Baca Juga
Delapan Hal yang Membatalkan Puasa
Selain puasa Senin dan Kamis, puasa sunnah yang dapat dilaksanakan umat Muslim setiap bulannya adalah puasa Ayyamul Bidh. Puasa ini juga memiliki sejumlah keutamaan.ย
Hal ini sebagaimana ditulis Ustadz Ahmad Muntaha dalam artikelnya berjudul Tata Cara Puasa Ayyamulย Bidl: Hukum, Keutamaan, dan Niatย yang dikutip NU Online.
Perlu diketahui, ayyamul bidh berarti hari-hari cerah, yaitu hari yang malamnya disinari bulan purnama. Hari-hari tersebut jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan Hijriah.
Di momen tahun baru, puasa tiga hari ini dapat dilaksanakan mulai Sabtu hingga Senin, 3-5 Januari 2026.
Berdasarkan hadits yang diriwayatkan Ibnu Abbas, puasa di ayyamul bidh dihukumi sunnah muakkad, sebuah amalan yang sangat dianjurkan. โDiriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: โRasulullah saw sering tidak makan (berpuasa) pada hari-hari yang malamnya cerah (ayyamul bidh) baik di rumah maupun dalam bepergianโ.โ (HR an-Nasaโi dengan sanad hasan).
Puasa ayyamul bidh memiliki keutamaan yang luar biasa, yakni seperti puasa sepanjang tahun bagi yang dapat melaksanakannya selama tiga hari. Hal tersebut sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan Abudzar ra.
Disebutkannya, Nabi Muhammad saw. bersabda: โSiapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun. Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang mulai karena membenarkan hal tersebut: โSiapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnyaโ [QS al-Anโam: 160]. Satu hari sama dengan 10 hariโ.โ (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi. Ia berkata: โHadits ini hasan.โ Ibnu Majah juga menilainya sebagai hadits shahih dari jalur riwayat Abu Hurairah ra). Hal demikian sebagaimana termaktub dalam kitab I'anatut Thalibin.
Puasa Rajab
Sementara itu, puasa di bulan Rajab dianjurkan karena bulan ketujuh ini merupakan salah satu dari empat bulan asyhurul hurum (bulan-bulan yang dimuliakan). Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah sebagaimana yang dikutip Imam Fakhruddin al-Razi dalam Mafรขtรฎh al-Ghaib berikut.
โBarang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqaโdah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari," demikian tulis Ustadz Muhamad Abror dalam artikelnya berjudul Panduan Puasa Rajab: Ketentuan, Niat, dan Keutamaannya.
Adapun keutamaan puasa Rajab ini, menurut Imam al-Ghazali dalam Ihyรข โUlumiddรฎn, adalah sehari setara 30 hari, sebagaimana didasarkan pada hadits berikut.
โSatu hari berpuasa pada bulan haram (Dzulqaโdah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), lebih utama dibanding berpuasa 30 hari pada bulan selainnya. Satu hari berpuasa pada bulan Ramadhan, lebih utama dibanding 30 hari berpuasa pada bulan haram.โ
Puasa ini masih terbuka dilaksanakan hingga Senin, 19 Januari 2026. Hal ini mengingat hari tersebut merupakan akhir dari bulan Rajab karena esoknya, Selasa, 20 Januari 2026, diperkirakan sudah masuk bulan Sya'ban 1447 H.
Puasa Sya'ban
Ustadz Abror menjelaskan bahwa kesunnahan puasa Sya'ban ini disebut secara langsung dalam hadits yang diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah ra, bahwa Rasulullah saw kerap berpuasa di bulan Sya'ban, meskipun terkadang juga tidak melakukannya.
Ustadz Abror menggarisbawahi, bahwa puasa Syaโban haram dilakukan bila dimulai pada tanggal 16. Puasa Syaโban harus dimulai sebelum tanggal tersebut, sejak tanggal 1 atau paling maksimal tanggal 15.ย
"Bila sampai tanggal 15 belum berpuasa, maka haram berpuasa pada tanggal 16 sampai akhir Syaโban," demikian termaktub dalam artikelnya berjudul Tata Cara Puasa Syaban dan Keutamaannya.
Artinya, di bulan Januari, puasa Sya'ban dapat dilakukan mulai Selasa, 20 Januari 2026 sebagai awal bulan kedelapan Hijriah itu.
Jadwal puasa sunnah bulan Januari 2025
Dari penjabaran di atas, maka umat Islam dapat melaksanakan puasa-puasa sunnah di sepanjang Bulan Januari 2026 ini dengan jadwal sebagai berikut:
- Kamis, 1 Januari 2026/11 Rajab 1447 - Puasa Sunnah Kamis
- Sabtu, 3 Januari 2026/13 Rajab 1447 - Puasa Sunnah Ayyamul Bidh
- Ahad, 4 Januari 2026/14 Rajab 1447 - Puasa Sunnah Ayyamul Bidh
- Senin, 5 Januari 2026/15 Rajab 1447 - Puasa Sunnah Senin dan Ayyamul Bidh
- Kamis, 8 Januari 2026/18 Rajab 1447 - Puasa Sunnah Kamis
- Senin, 12 Januari 2026/22 Rajab 1447 - Puasa Sunnah Senin
- Kamis, 15 Januari 2026/25 Rajab 1447 - Puasa Sunnah Kamis
- Senin, 19 Januari 2026/29 Rajab 1447 - Puasa Sunnah Senin
- Kamis, 22 Januari 2026/3 Sya'ban 1447 - Puasa Sunnah Kamis
- Senin, 26 Januari 2026/7 Sya'ban 1447 - Puasa Sunnah Senin
- Kamis, 29 Januari 2026/10 Sya'ban 1447 - Puasa Sunnah Kamis
Sebagai catatan, puasa bulan Rajab dan Sya'ban dapat dilakukan selain di jadwal yang termaktub di atas.
Terpopuler
1
Jadwal Puasa Sunnah Selama April 2026
2
Temui Dubes AS, Gus Yahya Serukan Dialog AS-Iran Demi Hentikan Perang di Timur Tengah
3
Di Manakah Jutaan Orang Arab dalam Perang Iran Vs Israel dan AS?
4
Zakat Profesi ASN: Antara Standar Nisab dan Legalitas Pemotongan Gaji dalam Perspektif Fiqih
5
Riset Porec: 87 Persen Warga Nilai Program MBG Rawan Korupsi
6
Sambangi Dubes Arab Saudi, Ketum PBNU Harap Konflik Timur Tengah Reda Lewat Diplomasi
Terkini
Lihat Semua