Nasional BANJIR SUMATRA

LAZISNU PBNU Lakukan Peletakan Batu Pertama Dayah Madinatuddiniyah Miftahul Jannah Aceh Tamiang

NU Online  ·  Rabu, 15 Juli 2026 | 06:00 WIB

LAZISNU PBNU Lakukan Peletakan Batu Pertama Dayah Madinatuddiniyah Miftahul Jannah Aceh Tamiang

Peletakan batu pertama pembangunan Balai Pengajian Dayah Madinatuddiniyah Miftahul Jannah di Kampung Alue Ie Puteh, Kecamatan Manyak Payed  Aceh Tamiang, Aceh pada Selasa (14/7/2026) (Foto: Nur Kholis)

Aceh Tamiang, NU Online

Peletakan batu pertama pembangunan Balai Pengajian Dayah Madinatuddiniyah Miftahul Jannah di Kampung Alue Ie Puteh, Kecamatan Manyak Payed  Aceh Tamiang, Aceh pada Selasa (14/7/2026) menjadi simbol dimulainya pembangunan kembali sektor pendidikan Islam sebagai bagian dari proses rehabilitasi pascabencana.


Pembangunan tersebut merupakan bagian dari Program Rehabilitasi Bencana Sumatra yang dilaksanakan NU Care-LAZISNU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama PT Indomarco Prismatama (Indomaret), hasil penghimpunan donasi masyarakat melalui gerai Indomaret di seluruh Indonesia.


Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., yang memimpin prosesi peletakan batu pertama menegaskan bahwa keberadaan dayah memiliki posisi strategis dalam membangun karakter generasi muda. 

 

"Momentum ini bukan hanya dimulainya pembangunan sebuah bangunan, tetapi dimulainya ikhtiar bersama membangun generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Dayah akan menjadi pusat pembinaan umat sekaligus benteng moral masyarakat," ujarnya. 

 

Sekretaris LAZISNU PBNU H Moesafa mengatakan bahwa rehabilitasi pascabencana tidak cukup hanya membangun kembali infrastruktur, tetapi juga menghidupkan pusat-pusat pendidikan dan keagamaan yang menjadi penguat kehidupan masyarakat. 

 

"Selain pembangunan Balai Pengajian Dayah Madinatuddiniyah Miftahul Jannah, program ini juga mencakup rehabilitasi ruang ustadz dan dapur pesantren Dayah Sabilul 'Ulum Diniyah Islamiyah serta rehabilitasi Balai Pengajian lantai dua Madrasah Al Hidayatul Islamiyah," jelasnya


Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Miftahul Jannah tengku Ramadhani menyebut pembangunan tersebut menjadi harapan baru bagi para santri dan masyarakat sekitar. 


"Selama pascabanjir, di dayah kami balai sangat rusak. Dengan adanya pembangunan ini, insya Allah proses belajar mengajar dan mengaji akan semakin nyaman dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan para santri. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mewujudkan cita-cita ini," tuturnya. 

 

Perwakilan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Bambang Trijantomenegaskan bahwa kolaborasi dengan NU Care-LAZISNU PBNU merupakan bentuk nyata sinergi peduli Kemanusian dalam mendukung pembangunan masyarakat. 


"Program ini menunjukkan bahwa kepedulian pelanggan yang disalurkan melalui donasi di gerai Indomaret dapat memberikan dampak yang berkelanjutan. Kami berharap fasilitas yang dibangun menjadi pusat lahirnya generasi penerus yang memberikan manfaat bagi bangsa dan masyarakat," ujarnya. 


Melalui semangat gotong royong antara pemerintah, NU Care-LAZISNU PBNU, Indomaret, dan masyarakat, pembangunan Beberapa Dayah di Aceh Tamiang diharapkan menjadi salah satu tonggak penguatan pendidikan Islam sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat Aceh Tamiang pascabencana.

 

Kontributor: Nur Kholis