Menkeu Suahasil Tegaskan Efisiensi APBN Bukan Sekadar Potong Anggaran
NU Online ยท Senin, 14 September 2026 | 17:45 WIB
Menteri Keuangan Suahasil Nazara saat dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). (Foto: tangkapan layar kanal Youtube Sekretariat Presiden)
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU Online
Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengatakan bahwa efisiensi merupakan bagian dari dinamika pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia menegaskan, efisiensi tidak semata-mata berarti memangkas anggaran belanja.
Suahasil menjawab pertanyaan soal kelanjutan program efisiensi sejak era Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa usai dilantik Presiden Prabowo Subianto melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97/P Tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).
"Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal yang output yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Selain itu, katanya, APBN terdiri atas komponen penerimaan, belanja, dan pembiayaan. "Di bagian belanja, tentu kita selalu berusaha mencari belanja yang lebih efisien tapi menghasilkan output yang kemudian sesuai dengan apa yang sudah direncanakan," katanya.
Di samping itu, belanja yang tersedia diharapkan dapat menghasilkan output secara maksimal sebagai bentuk efisiensi dalam pengelolaan APBN.
"Jadi, output yang ada dengan belanja yang ada menghasilakan output yang maksimal. Ini adalah bentuk efisiensi dari APBN," terangnya.
Suahasil mengungkapkan, terdapat arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto terkait menjaga keuangan negara dengan memprioritaskan kesehatan dan kredibilitas.ย
"Jadi, APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah karena itu APBN-nya itu harus sehat," katanya.
Terkait kredibiltas APBN, Suahasil mencanangkan agar keuangan negara dapat dipercaya oleh semua pihak. Ia mengungkapkan, selama ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sejak era Purbaya Yudhi Sadewa telah bekerja keras hingga dirinya dilantik.
"Akan melanjutkankan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan APBN yang juga betul-betul bisa menstabilkan ekonomi Indonesia," katanya.
Profil Suahasil Nazara
Melansir Kemenkeu.go.idย Suahasil Nazara telah menjabat sebagai Wamenkeu setelah dilantik pada 21 Oktober 2024.
Perjalanan karier Suahasil dimulai sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak 1999, hingga kemudian meraih gelar Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi pada tahun 2009.ย
Di lingkungan akademik, Suahasil pernah menjabat sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004-2005), Kepala Lembaga Demografi (2005-2008), serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi (2009-2013).ย
Tekrait kebijakan publik, Suahasil pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal (2009-2011), Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (2009-2015), Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (2010-2015), serta Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (2013-2014).
Suahasil meraih gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada tahun 1994. Ia kemudian melanjutkan studi ke Cornell University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.) pada tahun 1997.ย
Selanjutnya, Suahasil menyelesaikan program doktoral di University of Illinois at Urbana-Champaign dan meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang ekonomi pada tahun 2003.
Terpopuler
1
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
2
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
3
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
4
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
5
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
6
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua