Nasional

Prof Said Agil Husin Al Munawar: Orang Berilmu Harus Terus Belajar

NU Online  ·  Ahad, 28 Juni 2026 | 17:00 WIB

Prof Said Agil Husin Al Munawar: Orang Berilmu Harus Terus Belajar

Prof Said Agil Husin Al Munawar saat hadir di Aceh, Selasa (23/6/2026) (Foto: istimewa)

Bireuen, NU Online

Prof Said Agil Husin Al Munawar mengisi orasi ilmiah pada Wisuda III Ma’had Aly Mudi Mesjid Raya Samalanga di kompleks Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, Selasa (23/6/2026).

 

Dalam orasinya, ia mengajak sivitas akademika Ma’had Aly untuk terus menjaga dan mengembangkan tradisi keilmuan Islam di tengah perubahan zaman.

 

Menurut Prof Said Agil, penyelenggaraan wisuda Ma’had Aly menjadi bukti nyata kepedulian pesantren terhadap pelestarian dan pengembangan khazanah keilmuan Islam yang bersumber dari kitab-kitab turats.

 

"Tradisi keilmuan yang diwariskan para ulama terdahulu tidak cukup hanya dipertahankan. Tradisi tersebut juga harus terus dikaji dan dikembangkan agar tetap relevan dalam menjawab berbagai persoalan umat," ungkapnya.

 

Prof Said Agil mengingatkan para lulusan agar tidak menjadikan wisuda sebagai akhir perjalanan dalam menuntut ilmu. Wisuda justru harus menjadi awal untuk terus belajar, memperdalam pengetahuan, dan mengabdikan ilmu kepada masyarakat.

 

Ia juga menukil sebuah hikmah ulama mengenai orang yang paling membutuhkan ilmu.

 

"Ketika seorang ulama ditanya, “Siapakah orang yang paling membutuhkan ilmu?” Ulama tersebut menjawab, “Orang yang paling membutuhkan ilmu adalah ilmuwan itu sendiri," terang Prof Said Agil.

 

Ketika ditanya mengenai alasannya, ulama tersebut menjawab, “Engkau akan tetap menyandang predikat sebagai orang berilmu selama terus belajar. Namun, apabila merasa cukup dengan ilmu yang dimiliki, maka engkau telah menjadi orang yang jahil.”

 

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para lulusan bahwa kelulusan bukan alasan untuk berhenti belajar. Para lulusan justru memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga amanah ilmu dan mengembangkannya bagi kemaslahatan umat.

 

Dalam rangkaian kegiatan itu, panitia juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dan penulis karya ilmiah terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik selama menjalani pendidikan.

 

Prosesi inti wisuda ditandai dengan pengukuhan dan penyerahan ijazah kepada seluruh lulusan. Para wisudawan kemudian mengucapkan Janji Setia Lulusan Ma’had Aly sebagai komitmen untuk menjaga amanah ilmu, mempertahankan tradisi keilmuan pesantren, serta mengabdikan diri kepada agama, bangsa, dan masyarakat.


Melalui Wisuda III tersebut, Ma’had Aly MUDI kembali meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi pesantren yang berfokus pada pengembangan fikih dan usul fikih serta penyiapan kader ulama berbasis kitab-kitab turats.