Ketabahan Hati Seorang Istri
''... Ummiku. Mertuaku. Anugerah terbesar dalam hidupku. Yang mencintai sedalam ibuku sendiri. Ummilah satu-satunya alasanku bertahan di rumah ini''.
Kumpulan artikel kategori Pustaka
''... Ummiku. Mertuaku. Anugerah terbesar dalam hidupku. Yang mencintai sedalam ibuku sendiri. Ummilah satu-satunya alasanku bertahan di rumah ini''.
Di penghujung abad ke-19 dan awal abad ke-20 M, umat Islam digemparkan dengan munculnya paham puritan Wahabi di Semenanjung Arab. Pengaruhnya meluas hingga ke Indonesia. Paham yang dirintis oleh Muhammad bin Abdul Wahab an Najdi (1703-1791 M) ini mengusung ajaran 3 T
Berdasarkan laporan ekspedisi Ibnu Batutah dalam kitab Rihlah Ibnu Bathutah sebagaimana dikutip oleh Musyrifah Sunanto, halaqah adalah lembaga pendidikan yang pertama kali diselenggarakan di Samudera Pasai.
Generasi NU punya hak untuk mengetahui kiprah dinamika perjuangan NU dan para tokohnya. Dengan demikian adalah dipandang perlu untuk mencetak ulang buku-buku yang ditulis oleh para penggerak NU di masa-masa lampau.
Kaum jihadis ekstrem melakukan berbagai macam cara untuk menafsirkan dalil-dalil agama sesuai dengan selera dan tujuan ‘jihad’ mereka. Bukan berdasarkan ilmu agama dan nilai-nilai kemanusiaan universal.
Warna-warna itu tidak hanya terdapat pada satu sisi saja, tetapi juga pada berbagai bidang, mulai dari suku, bahasa, hingga keyakinan. Pada hal terakhir ini, Ibn Ghifarie melukiskannya dengan sangat rinci pada bukunya yang berjudul Meyakini Menghargai.
Penulis kitab ini memaparkan semua aspek balaghah yang terkandung dalam dalam satu ayat saja. Inilah yang menyebabkan jumlah halaman kitab ini menjadi sangat banyak. Jika kajian balaghoh dalam ayat tersebut telah diungkapkan oleh para ulama' terdahulu, maka penulis kitab ini akan merujuk kepada pendapat ulama' tersebut dan menampilkannya.
Tujuan-tujuan kemanusiaan dan peradaban itu tidak terlepas dari penyucian batin melalui perbuatan-perbuatan baik dan penguatan rohani lewat asupan-asupan kalam hikmah yang bisa dipelajari dan dipahami setiap Muslim.
Akhlak ini berbasis nilai. Nilai merupakan sesuatu yang bersifat universal. Sehingga pada dasarnya, akhlak yang baik ada pada diri setiap orang beragama, setiap manusia. Apalagi ajaran Rasulullah penuh dengan teladan-teladan akhlak yang baik di tengah masyarakat.
Selain menimba ilmu di Gontor, sempat mengeyam pendidikan pesantren Senori, di Tuban, dan pesantren Lasem, di jawa tengah. Kiai Hasyim berkelana ke Malang. Di Malang, selain kuliah, ia juga aktif di pergerakan Mahasiswa Islam indonesia (PMII) organisasi mahasiswa yang rata-rata berlatar belakang NU.
Usaha Yusuf sebagai wasilah mengalami hambatan atau gangguan dari sikap emaknya yang berusaha mengaburkan dan melemahkan semangat perjuangan dengan melarangnya menjadi pejuang pembela negara.
Keberpihakan Nabi Muhammad SAW kepada kalangan lemah demikian tinggi dan layak diparesiasi. Sudah saatnya, kaum Muslimin juga meniru akhlaknya untuk mengentas ketidakadilan yang ada di muka bumi.