NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Pustaka

Kumpulan artikel kategori Pustaka

Menampilkan 12 artikel (Halaman 60 dari 95)
Jalan Keselamatan Sastra
Pustaka

Jalan Keselamatan Sastra

Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari seorang sastrawan religius, Aguk Irawan MN. Judulnya “Pesan Al-Qur’an Untuk Sastrawan, Esai-Esai Budaya dan Agama”. Dalam bukunya ini Aguk ingin menunjukan jalan sastrawan dalam berkarya itu selamat. Selamat itu dimaknai, sastrawan dan karyanya bermanfaat, menyebarkan rahmat. Selamat itu baik dirinya, orang lain dan karyanya, baik di dunia dan akhirat. Dan jalan keselamatan itu menurut Aguk berkaitan dengan landasannya berpijak pada sabda Tuhan, Al-Qur’an.

Hukum Kewarisan Bagi Anak Angkat
Pustaka

Hukum Kewarisan Bagi Anak Angkat

Warisan adalah peninggalan benda pusaka yang memiliki nilai tawar ketika orang telah meninggal bagi ahli warisnya. Warisan kadang-kadang menjadi biang keladi pertengkaran jika tidak dikemas dengan baik dan seadil-adilnya. Apalagi orang yang meninggal memiliki saudara dan seorang anak angkat yang tidak memiliki hubungan darah. Anak angkat ini biasanya menjadi tonggak perseteruan di antara saudara-saudara orang yang meninggal. Maka dari itu, hukum kewarisan bagi anak angkat ada bagian-bagian tersendiri yang memang mengaturnya. Misalkan wasiat wajibah oleh yang mengasuhnya mengenai harta kepemilikannya bagi anak angkatnya. Namun di Indonesia wasiat wajibah ini masih terasa asing.

Meneguhkan Al-Ghazali Sebagai Seorang Mufassir
Pustaka

Meneguhkan Al-Ghazali Sebagai Seorang Mufassir

Abu Hamid Al-Ghazali adalah intelektual Muslim yang pikiran-pikirannya banyak mempengaruhi umat Islam. Meskipun ia merupakan tokoh pemikir produktif abad pertengahan, namun buah pikirannya sampai saat ini masih hidup subur, bahkan tertancap kuat dalam masyarakat Sunni Muslim. Ia adalah seorang pemikir yang tidak saja mendalam, tapi juga sangat produktif dengan karya-karyanya yang meliputi bidang kalam, filsafat, tasawwuf, fiqh, politik, dan tafsir.

Menyingkap Berkah Ka'bah
Pustaka

Menyingkap Berkah Ka'bah

Orang yang mengetahui sejarah Ka'bah tak akan membantah bahwa dari sembilan keajaiban dunia, Baitullah (rumah Allah) adalah tempat yang paling ajaib. Bangunan berukuran 12,84 meter (sisi timur laut), 12,11 meter (sisi barat daya), 11, 28 meter (sisi barat laut), dan 11,53 meter (sisi tenggara) itu, menyedot perhatian banyak orang. Bahkan pemerintah negara-negara Muslim mencurahkan perhatian khusus, dan sudah berlangsung dari masa ke masa.

Menengok Eksotisme Maroko dalam Balutan Tiga Budaya
Pustaka

Menengok Eksotisme Maroko dalam Balutan Tiga Budaya

Negeri Maghrib (matahari terbenam), ketika kita mendengar kalimat ini pastinya akan tertuju ke Afrika Utara, tepatnya Kerajaan Maroko. Yah Maroko..., sebuah negara Islam yang bermadzhab Maliki tulen di ujung barat dunia Islam. Agama Islam di negeri ini dikembangkan dengan menghargai tradisi lokal, seperti yang dilakukan oleh para dai atau Walisongo ketika menyebarkan Islam di tanah Jawa.Kini Maroko dikenal sebagai negara Arab yang gaul dengan nuansa Eropanya yang kuat, tetapi tak mau kehilangan akar tradisi Arab dan Islam. Kebebasan berpendapat dan tradisi berpikir sangat terbuka di negeri Ibnu Batutah ini. Pemerintah tidak memaksa rakyatnya untuk berpola pikir secara kaku atau seragam. Barangkali salah satunya adalah karena faktor penguasa Maroko saat ini, Raja Muhammad VI, seorang lulusan Eropa yang berpikiran modern. Ia bertekad untuk memodernkan Maroko, namun tetap melandaskannya kepada ajaran Islam. Wajar, jika berbagai aliran Islam banyak berkembang di negeri ini. Maroko juga dijuluki dengan “Negeri Tiga Budaya”. Dikarenakan tercampurnya akulturasi tiga budaya yang kental, yaitu budaya Timur Tengah, Eropa, dan Afrika. Letak geografis Maroko yang berada di benua Afrika menjadikan Maroko berbudaya Afrika, Kebudayaan Arab Timur Tengah yang diadopsi di sini menjadikan Maroko bernuansa Negeri Timur Tengah dan letak Maroko yang berdekatan dengan Eropa, membuatnya sangat eksotis dengan nuansa Eropanya.Dari sisi pariwisata, Maroko merupakan negeri eksotis yang kaya dengan obyek wisatanya, ada Gurun Sahara yang merupakan gurun terluas di Afrika, kemudian multaqol bahrain (pertemuan dua laut) antara laut Pasifik dan laut Mediterania, dimana tempat ini digambarkan dalam Firman Tuhan, Al-Qur’an Surat Al-Rahman ayat 19-20, ada juga kota bersejarah, Fez yang disebut kota budaya dan tentunya masih banyak yang lainnya. Maka tak heran, jika Maroko merupakan salah satu negara favorit wisatawan dunia yang sering mereka kunjungi.Buku yang ditulis oleh kader-kader muda NU ini, mengungkap keeksotisan Maroko dari berbagai sisi; kebudayaan, religiusitas keagamaan, sejarah ulama, pariwisata dan peluang beasiswa yang diberikan kepada pelajar-pelajar dunia, termasuk Indonesia. Selain versi cetak, terdapat versi ebook yang  dapat didownload di: wayangforce.co.id, getthescoop.com dan qbaca.comJudul Buku : Maroko Negeri Eksotis di Ujung Barat Dunia IslamPenulis: Muannif Ridwan, Hafidzul Umam, Kusnadi El Ghezwa dkk.Editor: Ardian SyamPenerbit: Jentera PustakaCetakan: I, Januari 2014Tebal: 295 HalamanISBN: 978-602-14169-8-3Peresensi: Muannif Ridwan

Dasar Politik Pesantren
Pustaka

Dasar Politik Pesantren

Buku karya Ahmad Baso ini menceritakan bagaimana ilmu politik Indonesia tergerus sedikit demi sedikit yang menyebabkan keterputusan dengan tradisi dan kehilangan identitasnya. Semua itu bermula dengan adanya penjajahan. Menurut Baso, penjajahan bangsa asing, bukan hanya menyebabkan penderitaan rakyat di bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, melainkan juga menyebabkan kita kehilangan ilmu politik asli bangsa Indonesia warisan leluhur. Dan penjajah mengisi kekosongan ilmu politik bangsa ini dengan ilmu politik mereka hingga dewasa ini. Indikasinya banyak kitab, buku yang dicuri dibawa oleh penjajah ke negaranya, sehingga banyak generasi kita selanjutnya terputus pengetahuan politiknya dengan tradisinya dan tanah airnya.

Kisah Keberanian Membela Tanah Air
Pustaka

Kisah Keberanian Membela Tanah Air

“Keberanian tak pernah dimiliki oleh mereka yang mencintai dunia”Keberanian untuk membela tanah air atau biasa disebut semangat nasionalisme  merupakan hal yang wajib dimiliki oleh setiap warga negara. Namun, belakangan ini sikap nasionalis mulai memudar atau bahkan sulit ditemukan di kalangan masyarakat Indonesia. Bukti yang sangat sederhana adalah, masyarakat lebih bangga jika menggunakan barang-barang buatan luar negeri dibanding menggunakan produk lokal (dalam negeri).

Peran Istri bagi Kesuksesan Suami dan Buah Hati
Pustaka

Peran Istri bagi Kesuksesan Suami dan Buah Hati

Disadari atau tidak, seorang istri menjadi kekuatan penting dalam kehidupan suami, bukan hanya pelengkap, tapi ia adalah penentu utama dan memiliki peran besar bagi kesuksesan suami dan buah hatinya. Sejarah telah mencatat, dibalik kesuksesan dan kebesaran seorang suami selalu ada istri yang setia menopang dan membantunya. Di balik Nabi Adam ada siti Hawa, di balik Nabi Muhammad ada Siti Khadijah, dan bahkan di balik Soeharto ada Ibu Tien. 

Menyelami Risalah Islam dalam Kehidupan
Pustaka

Menyelami Risalah Islam dalam Kehidupan

Fenomena tindak intolenasi hingga era sekarang ini masih selalu menjadi sajian yang menghiasi media cetak maupun media elektronik, khususnya intoleransi yang berpangkal pada perbedaan dalam hal keyakinan. Tindak intoleransi ini tidak lain mengakibatkan ketidakharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini dikarenakan kemajemukan yang ada di Indonesia dengan berbagai suku, agama, ras dan etnis yang belum disadari. Sehingga kemajemukan ini harus diakui oleh semua elemen agar terwujud kesejahteraan.