Asing
Hubungan antar bangsa itu telah berjalan sedemikian lama sepanjang sejarah manusia, ada perang ada damai, sepanjang-panjang perang damai jauh lebih panjang. Hubungan antar bangsa itu telah diatur oleh tradisi sedemikian rupa sehingga saling menghormati, tetapi ketika semangat kolonialisme dating maka hubungan tidak lagi setara tetapi telah menjadi kuasa menguasai, dan tindas-menindas, peras memeras dan tipu-menipu, sebagaimana yang umum terjadi saat ini.
Dalam suasana begini perasaan keadilan mulai bicara bukan karena benci kepada bangsa asing tetapi mengutuk perilaku dan kejahatannya. Ketika hamper semua negara merdeka di awal abad ke dua puluh hubungan antar negara menjadi harmoni dan setara kembali. Tetapi ketika kapitalisme kembali menjarah dunia ketiga bekas jajahan, maka eksploitasi dan represi satu bangsa terhadap bangsa lainnya satu negara terhadap Negara lainnya berjalan kembali melalui cara yang lebih halus, melalui berbagai traktat internasional, perjanjian bilateral yang dipaksakan atas nama keterbukaan dan hubungan antar bangsa.
Kamis, 29 Oktober 2009 | 07:58 WIB