Muktamar NU Melintas Batas
Keputusan rapat gabungan Syuriyah-Tanfidliyah PBNU yang memutuskan Muktamar NU ke-32 akan diselenggarakan di Makassar Sulawesi Selatan adalah merupakan terobosan penting yang dilakukan organisasi ulama pesantren dan kaum Ahlussunnah Waljamaah ini. Ini penting sebab NU telah menyebar ke seluruh wilayah Nusantara, tetapi selama beberapa dasawarsa ini muktamar sebagai sarana penyiaran dan konsolidasi NU hanya diselenggarakan di ulau Jawa. Padahal sejak awal muktamar NU telah dikembangkan ke daerah luar Jawa, terutama di kantung-kantung Ahlussunnah Waljamaah yang ada di sana.
Mengapa Kiai Wahab Chasbullah harus menunggu restu dari KH Hasyim Asy’ari untuk mendirikan Nahdlatul Ulama, walapun Kiai ini sebelumnya telah mendirikan Nahdlatut Tujjar, Nahdlatul Watan dan Taswirul Afkar, tanpa menunggu restu secara khusus dari ulama mana pun. Kiai Wahab memang sangat energik, memiliki kemampuan organisasi yang baik, bahkan pernah masuk Sarekat Islam meski merasa tidak kerasan di situ. Salah satu alasannya adalah karena melihat ada kekuatan lain yang bila dikelola akan menjadi kekuatan besar tak tertandingi, yaitu kekuatan ulama.
Selasa, 27 Januari 2009 | 17:29 WIB