Perpecahan di Tengah Kebangkitan
Hampir seluruh dunia Islam yang merupakan dari bagian Dunia Ketiga adalah negeri terjajah, yang baru merdeka antara tahun 1940- 1950. Pada era penjajahan devide et impera (mengadu domba kemudian menguasai) adalah taknik yang sangat lazim dilakukan. Celakanya taktik pecah belah itu tidak sembuh ketika negeri itu merdeka bahkan tidak sedikit yang menjadi bom waktu atau ranjau yang meletus di kemudian hari. Tetapi semuanya itu sudah dianggap alami, sehingga unsur kolonial dari koflik tersebut telah dilupakan, semuanya dianggap konflik dalam negeri yang haris diselesaikan sendiri oleh pemerintah dan bangsa mereka sendiri.
Tetapi di tengah kedamaian yang relatif melingkupi dunia Islam tiba-tiba muncul berbagai konflik antar aliran antar mazhab dan antar agama dalam tingkat yang mengerikan dan dalam skala yang sangat luas. Kalau dulu bersifat lokal atau nasional, sekarang ini eskalasinya sangat cepat hingga menjadi konflik yang mendunia. Kobaran konflik itu tampaknya disadarai oleh para pemimpion dunai Islam bahwa semua iti di luar kewajaran, di luar kebiasaan konflik yang terjadi selama ini.
Kamis, 19 April 2007 | 05:13 WIB