Apakah Suami Harus Memenuhi Permintaan Istri Ngidam? Begini Penjelasan Ulama
NU Online ยท Jumat, 1 September 2023 | 14:00 WIB
Muhamad Hanif Rahman
Kolumnis
Seorang wanita yang sedang hamil, apalagi pada trimester awal sering mengalami istilah yang dikenal dengan "ngidam". Saat ngidam, biasanya wanita hamil menginginkan sesuatu yang โanehโ. Tidak jarang seorang suami harus pontang-panting untuk memenuhi keinginan istri ngidam tersebut. Menurut fiqih, apakah suami harus memenuhi permintaan istri yang sedang ngidam dan apakah hal itu termasuk nafkah wajib?
Imam Ramli (wafat 1004 H) dalam kitabnya Nihayatul Muhtaj menerangkan seyogianya seorang suami menuruti apa-apa yang menjadi keinginan istri ngidam, sebagaimana diuraikan berikut:
ุชูููุจูููู] ููููุจูุบูู ุฃููู ููุฌูุจู ููุญููู ุงููููููููุฉู ุฅุฐูุง ุงูุนูุชููุฏูุชู ููููุญููู ู ูุง ุชูุทูููุจููู ุงููู ูุฑูุฃูุฉู ุนูููุฏู ู ูุง ููุณูู ููู ุจูุงููููุญูู ู ู ููู ููุญููู ู ูุง ููุณูู ููู ุจูุงููู ููููุญูุฉู ุฅุฐูุง ุงูุนูุชููุฏู ุฐูููููุ ููุฃูููููู ุญูููุซู ููุฌูุจูุชู ุงููููุงููููุฉู ููุงููููููููุฉู ููููุญููู ู ูุง ููุทูููุจู ุนูููุฏู ุงููููุญูู ู ูููููู ุนูููู ููุฌููู ุงูุชููู ููููููุ ูููููู ูููููุชููู ุงุณูุชูููุฑูู ููููุง ููููููุง ุงููู ูุทูุงููุจูุฉู ุจููู
Baca Juga
Suami Harus Turuti Istri yang Ngidam
Artinya: โ(Peringatan), seyogianya suami menuruti kebiasaan istri, misalkan istri penyuka kopi. Begitu juga sebaiknya menuruti apa yang di minta istri ketika mengalami sesuatu yang dikenal dengan istilah ngidam seperti halnya ketika menginginkan yang asam-asam sebagaimana yang menjadi adat kebiasaan. Kemudian ketika pemenuhan buah-buahan, kopi, dan apa-apa yang diminta selama ngidam wajib, maka hal itu bersifat tamlik (menjadikan hak milik). Seumpama suami luput untuk memenuhinya, maka istri tetap berhak dan dapat menagihnya.โ ย (Syihabbuddin ar-Ramli, Nihayatul Mujtaj [Bairut, Darul Fikr: 1984 H] juz VII halaman 192).
Seorang ulama kontemporer berkebangsaan Mesir dan pernah menjadi Mufti Darul Ifta al-Misriyah, Syekh Athiah Muhammad Shaqr (wafat 2006) pernah ditanyakan soal "Apakah memenuhi permintaan istri termasuk dalam kategori nafkah wajib?" Penjelas beliau terdokumentasikan dalam kitabnya yang berjudul Mausu'ah Ahsanil Kalam fil Fatwa wal Ahkam,ย sebagaimana berikut:
"Sesungguhnya nafkah suami terhadap istrinya sudah maklum diketahui bahwa hukumnya wajib, sudah banyak nas yang menjelaskannya. Adapun nafkah yang paling penting adalah pangan, sandang dan papan. Sebagian fuqoha telah menetapkan di antaranya ulama madzhab Syafi'i, bahwasanya termasuk muasyarah bil ma'ruf (mempergauli dengan baik) yang diperintahkan Allah kepada para suami adalah memastikan nafkah dengan baik dan sempurna sesuai dengan adatnya."ย
Dalam penjelasannya, Syekh Athiah menukil keterangan Syekh Awad dalam kitabnya Hasyiyah Syekh Awad ala Syarhi al-Khatib, Iqna' matn Abi Suja', juz II halaman 190.
ุฃูู ูุฌุจ ุนููู ููุง ูุทุฑุฉ ุงูุนูุฏุ ููุญู ุงูุนูุฏ ูุณู ููุ ููุญู ุงูุฃุถุญูุฉุ -ุงูู ุงู ูุงู- ูู ุง ุชุญุชุงุฌู ุนูุฏ ุงููุญู
Artinya, "Wajib atas suami membayarkan zakat fitrah istrinya, memberikan kue lebaran, ikan, daging udhiyah ....ย dan apa yang ia butuhkan saat ngidam."ย
Terakhir beliau menyimpulkan:
ูุงูุฎูุงุตุฉ ุฃู ุธุงูุฑุฉ ุงููุญู ู ุนุฑููุฉ ู ู ูุฏูู ุงูุฒู ุงูุ ูุงูุนูู ูุดูุฏ ููุง . ูู ู ุงูู ุนุงุดุฑุฉ ุจุงูู ุนุฑูู ุฃู ูููุฆ ุงูุฒูุฌ ูุฒูุฌุชู ุงูุญุงู ู ู ุง ุชู ูู ุฅููู ููุณูุง ุฃุซูุงุก ูุชุฑุฉ ุงููุญู ูุฃู ูู ุชุฃุซูุฑุง ุนูู ุงูุฌููู ุ ูุฃู ูููุฆ ููุง ุงูุฌู ุงูุฐู ูุฏุฎู ุนูู ููุณูุง ุงูุจูุฌุฉ ูุจุฎุงุตุฉ ุฃุซูุงุก ุงูุญู ู ูุงูุฑุถุงุนุฉ
Artinya: "Kesimpulannya bahwa fenomena ngidam telah dikenal dari zaman dahulu kala dan ilmu pengetahuan menjadi saksinya. Termasuk muasyarah bil ma'ruf (mempergauli dengan baik) adalah suami menyediakan untuk istrinya yang sedang hamil apa yang ia inginkan pada masa ngidam, karena itu dapat berdampak pada janin, serta memberikan suasana yang membawa kegembiraan pada dirinya, terutama pada masa hamil dan menyusui." (Athiyah Saqr, Mausu'ah Ahsanil Kalam fil Fatwa wal Ahkam, [Cairo, Maktabah Wahbah: 2011] juz V halaman 226-227).
Dari paparan di atas dapat disimpulkan bahwa seorang suami wajib memenuhi apa yang menjadi keinginan istrinya yang sedang ngidam, karena yang demikian itu termasuk nafkah yang wajib ditanggung seorang suami dan menjadi bagian dari muasyarah bil ma'ruf yang diperintahkan agama.ย
Selain itu, ngidam ada pengaruhnya pada janin. Tentunya, kewajiban ini berlaku jika keinginannya sesuai dengan adat kebiasaan seorang yang sedang ngidam dan masih dalam koridor syariat. Tidak kalah penting seorang suami harus berusaha memberikan suasana yang membawa kegembiraan pada sang istri, terutama pada masa hamil dan menyusui. Wallahu a'lam bisshawab.
Ustadz Muhamad Hanif Rahman, khadim Ma'had Aly Al-Iman Bulus dan Pengurus LBM NU Purworejo.
Terpopuler
1
Gus Yahya Sampaikan Pesan KH Nurul Huda Djazuli agar Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
2
Meski Sudah Gabung BoP, Pasukan Perdamaian TNI Tewas Ditembak Israel di Lebanon
3
Halal Bihalal: Tradisi Otentik Nusantara Sejak Era Wali Songo
4
Gus Dur, Iran, dan Anti-Impersialisme
5
Jadwal Puasa Sunnah Selama April 2026
6
Penyelenggaraan Haji 2026 Sesuai Jadwal, Jamaah Mulai Berangkat 22 April
Terkini
Lihat Semua