Syariah

Keutamaan Ziarah Kubur Nabi bagi Jamaah Haji

NU Online  ยท  Selasa, 29 Agustus 2017 | 23:02 WIB

Keutamaan Ziarah Kubur Nabi bagi Jamaah Haji

Ilustrasi (via muslisms.com)

Ziarah kubur sudah membudaya dalam masyarakat Indonesia dan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Nusantara. Mereka sudah terbiasa menziarahi keluarga, kerabat terdekat, dan para ulama yang sudah meninggal. Mereka menziarahi kuburannya sembari berdoa serta mengambil hikmah dari ziarah kubur tersebut bahwa kelak siapapun itu pasti akan meninggal.

Ziarah kubur termasuk sunah Nabi SAW dan bukan sesuatu terlarang. Rasulullah SAW berkata, โ€œDahulu saya melarang kalian ziarah kubur, tetapi sekarang ziarahlah,โ€ (HR Muslim). Selain mengunjungi kubur keluarga terdekat dan para ulama, tentu berziarah ke makam Rasulullah SAW lebih utama.

Sebab itu, para ulama menganjurkan jamaah haji dan umrah menyempatkan dan menyediakan waktu untuk ziarah ke makam Rasulullah. Imam An-Nawawi dalam Al-Idhah fil Manasik mengatakan.

ุฅุฐุง ุงู†ุตุฑู ุงู„ุญุฌุงุฌ ูˆุงู„ู…ุนุชู…ุฑูˆู† ู…ู† ู…ูƒุฉุŒ ูู„ูŠุชูˆุฌู‡ูˆุง ุฅู„ู‰ ู…ุฏูŠู†ุฉ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…ุŒ ู„ุฒูŠุงุฑุฉ ุชุฑุจุชู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…ุŒ ูุฅู†ู‡ุง ู…ู† ุฃู‡ู… ุงู„ู‚ุฑุจุงุช ูˆุฃู†ุฌุญ ุงู„ู…ุณุงุนูŠ. ูˆู‚ุฏ ุฑูˆูŠ ุงู„ุจุฒุงุฑ ูˆุงู„ุฏุงุฑู‚ุทู†ูŠ ุจุงุณู†ุงุฏู‡ู…ุง ุนู† ุงุจู† ุนู…ุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง ู‚ุงู„ุŒ ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: ู…ู† ุฒุงุฑ ู‚ุจุฑูŠ ูˆุฌุจุช ู„ู‡ ุดูุงุนุชูŠ

Artinya, โ€œApabila jamaah haji dan umrah pergi dari Mekkah, hendaklah mereka menuju kota Rasulullah SAW (Madinah), untuk mengunjungi makam Rasulullah SAW. Karena ziarah makam Rasulullah termasuk ibadah penting dan perbuatan terpuji. Al-Bazar dan Ad-Daraquthni meriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah SAW berkata, โ€˜Orang yang berziarah ke kuburanku, maka dia mendapatkan syafaatku.โ€™โ€

Ziarah ke makam Rasul termasuk perbuatan mulia dan bentuk dari kecintaan terhadap Rasulullah. Bahkan dalam hadits riwayat Al-Bazar dan Ad-Daraquthni ditegaskan, orang yang berziarah ke makam Rasul, kelak dia akan mendapatkan syafaatnya. Pada saat ziarah kubur dianjurkan memperbanyak salawat dan berdoa kepada Allah agar mendapatkan manfaat dari ziarah tersebut. Wallahu aโ€™lam. (Hengki Ferdiansyah)