Daerah

Terpilih Pimpin Muslimat NU Jeneponto, Perkuat Peranan Perempuan di Ranah Sosial

Ahad, 11 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Terpilih Pimpin Muslimat NU Jeneponto, Perkuat Peranan Perempuan di Ranah Sosial

Hartina saat memberi sambutan setelah terpilih sebagai Ketua PC Muslimat NU Jeneponto. (Foto: istimewa)

Jeneponto, NU Online

 

Hartina terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Jeneponto dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di Aula Institut Agama Islam (IAI) Yapnas Jeneponto, Sabtu (10/10/2026).

 

Hartina yang juga menjabat sebagai Rektor IAI Yapnas Jeneponto menyampaikan bahwa Muslimat NU memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mendorong keterlibatan perempuan dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan keagamaan.

 

“Muslimat NU mempunyai peran strategis dalam membangun keluarga yang harmonis, meningkatkan kualitas pendidikan dan keagamaan, serta mendorong pemberdayaan dan peran aktif perempuan, khususnya di wilayah Kabupaten Jeneponto,” ungkap Hartina dalam sambutannya.

 

Ia berharap Muslimat NU terus menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas keluarga, penguatan pendidikan keagamaan, dan pemberdayaan perempuan agar semakin berkontribusi dalam pembangunan daerah.

 

Konfercab tersebut diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muslimat NU, serta penyampaian sambutan-sambutan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, sidang konferensi, evaluasi kepengurusan, pembahasan program kerja, dan pemilihan pengurus baru sesuai mekanisme organisasi.

 

Kegiatan ini dihadiri pengurus Muslimat NU, perwakilan pengurus tingkat cabang dan ranting, para kader, undangan, serta pihak terkait lainnya. Kehadiran para peserta menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi dan merumuskan arah gerak Muslimat NU di Kabupaten Jeneponto.

 

Konfercab menjadi momentum bagi organisasi untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya sekaligus menyusun agenda strategis yang lebih responsif terhadap kebutuhan umat dan masyarakat. Selain itu, forum ini bertujuan memperkuat ukhuwah, solidaritas antarkader, serta memastikan keberlanjutan kepengurusan sesuai ketentuan organisasi.

 

Sejumlah isu strategis menjadi perhatian dalam pembahasan organisasi, antara lain peningkatan pemberdayaan perempuan, penguatan kesejahteraan keluarga, pengembangan program pendidikan dan sosial keagamaan, serta penguatan kaderisasi dan kerja sama antaranggota.

 

Melalui kepengurusan yang baru, Muslimat NU Jeneponto diharapkan mampu memperluas kontribusi nyata di tengah masyarakat. Penguatan solidaritas kader dan pelaksanaan program yang berkelanjutan menjadi bagian penting agar organisasi perempuan Nahdlatul Ulama tersebut semakin berperan dalam membangun keluarga yang berkualitas dan masyarakat yang berdaya.