Ketum PBNU Harap Munas-Konbes 2026 Lahirkan Gagasan untuk Kemajuan Jam’iyah
Ahad, 21 Juni 2026 | 05:00 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026). (Foto: NU Online)
Kediri, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) berharap Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 dapat melahirkan keputusan dan gagasan yang membawa manfaat bagi keberlangsungan organisasi.
Menurut Gus Yahya, Munas dan Konbes menjadi ruang penting bagi para ulama, pengurus, serta seluruh unsur Nahdlatul Ulama untuk bersama-sama membahas berbagai hal yang berkaitan dengan perjalanan jam’iyah.
Ia berharap proses permusyawaratan dalam forum tersebut dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang memberikan dampak positif bagi NU ke depan.
"Mari, kita laksanakan tugas kita dengan sebaik-baiknya untuk dapat menghadirkan permusyawaratan, menghadirkan kebersamaan, dan menghadirkan gagasan-gagasan yang akan kita abdikan untuk kemaslahatan jam’iyah ini," ujar Gus Yahya dalam sambutannya pada pembukaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).
Ia menyampaikan bahwa keberadaan Munas dan Konbes tidak hanya menjadi pertemuan organisasi, tetapi juga bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga keberlanjutan perjuangan NU.
Menurutnya, berbagai pembahasan yang dilakukan dalam forum tersebut harus diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Gus Yahya juga mengapresiasi kehadiran para masyayikh, ulama, dan pengurus NU dari berbagai daerah yang hadir dalam pembukaan Munas dan Konbes. Menurutnya, keberadaan para ulama menjadi bagian penting dalam perjalanan Nadhlatul Ulama sejak awal berdiri.
"Kita yakin bahwa apa pun yang terjadi, jam’iyah ini didirikan dengan fondasi rohani yang kokoh. Jam’iyah ini dalam keberadaannya senantiasa di dalam naungan riayah, naungan pemeliharaan dari Allah swt," katanya.
Gus Yahya juga menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi organisasi.
"Semoga usaha-usaha yang kita laksanakan di dalam Konferensi Besar dan Munas Alim Ulama kali ini berjalan dengan baik, dengan lancar, dan membuahkan hasil-hasil yang bermanfaat, hasil-hasil yang menggembirakan semua orang," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh hasil pembahasan dalam Munas dan Konbes diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat peran NU dalam memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan.
Gus Yahya berharap keputusan yang lahir dari forum tersebut dapat membawa optimisme baru bagi perjalanan NU serta menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi organisasi yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.