Humor: Imam Shalat di Masa Covid-19
Khusus menjaga jarak, tentu tidak lazim dilakukan ketika menjalankan shalat berjamaah di masjid yang seharusnya lurus dan rapat.
Kumpulan artikel kategori Humor
Khusus menjaga jarak, tentu tidak lazim dilakukan ketika menjalankan shalat berjamaah di masjid yang seharusnya lurus dan rapat.
Sebab sebagai ahli hukum tata negara, Mahfud sempat membahas pertanahan dalam bagian disertasinya. Sementara bidang pertahanan, tak pernah sekalipun dibahas pada studi Mahfud.
Pertemuan daring juga menjadi kebijakan di dunia pendidikan. Pembelajaran daring sudah dilalui para peserta didik selama berbulan-bulan sehingga tak jarang bikin jenuh dan memunculkan keluhan para orang tua murid.
Tiba giliran Gus Dur untuk menyampaikan pidato kenegaraan. Sebelum menyampaikan substansi pidatonya, Gus Dur terlebih dahulu menyampaikan banyolan. Kali ini Ketua DPR yang menjadi sasaran.
Adik Hartono bernama Rudi bergegas menyarankan kepada kakaknya untuk membeli obat tidur di apotek terdekat karena di warung tidak ada.
Pemandangan umum paling menarik di Muktamar Cipasung, Tasikmalaya ialah Muktamirin terpecah akibat intervensi luar. Isu yang beredar, Gus Dur tak akan dipilih lagi karena ‘tidak boleh’ oleh Pak Harto.
Saat orang-orang terkesima, Gus Mus justru menanggapinya biasa-biasa saja, tidak ada yang aneh, tidak ada juga yang tak masuk akal perihal misteri tidur Gus Dur ini.
Suatu hari, pemuda desa bernama Saprudin diundang menghadiri sebuah pesta perkawinan. Sebelumnya, di rumah teman yang mengundangnya itu, ia pernah kehilangan sandal.
Humor Gus Dur kali ini mengungkapkan bahwa ada seorang pengusaha muda yang memiliki mobil mewah, yaitu Mercy keluaran terbaru. Ia ingin meminta berkah para kiai.
Suatu ketika, pemuda bernama Pontoh dan ratusan warga lainnya mendatangi Presiden untuk melaporkan perilaku gubernur mereka yang kejam dan korup.
Ardat berniat untuk konsultasi masalah keluarganya. Ia akhir-akhir ini cekcok terus dengan istrinya karena masalah minuman beralkohol.
Begitu pula setelah acara pembukaan selesai dan Pak Harto istirahat di Aula STAI Cipasung diiringi Kiai Ilyas Ruchiyat, Gus Dur tidak boleh masuk, melainkan berdiri saja di halaman.