Humor: Disunat Haji Nawawi dari Blok M
Dua orang pemuda tersebut bernama Dayat dan Naim. Dua-duanya berasal dari Jakarta Selatan. Dayat dari Blok M dan Naim dari Cipete. Saat asyik buang air kecil, Naim tiba-tiba menoleh ke Dayat.
Kumpulan artikel kategori Humor
Dua orang pemuda tersebut bernama Dayat dan Naim. Dua-duanya berasal dari Jakarta Selatan. Dayat dari Blok M dan Naim dari Cipete. Saat asyik buang air kecil, Naim tiba-tiba menoleh ke Dayat.
Suatu ketika Gus Dur bercerita tentang seseorang yang membutuhkan donor hati agar sehat dan normal kembali dari penyakit yang dideritanya. Hal itu berdasarkan diagnosa dokter di rumah sakit.
Malam itu, tidak sengaja dua orang pemuda kampung melihat seorang perempuan muda berbaju rapi sedang duduk di sebuah batu nisan.
Suatu ketika, di sebuah desa cukup terpencil, Tarmin harus berjibaku membantu proses belajar anaknya yang masih duduk di kelas 4 SD.
Kerinduan itu semakin memuncak karena Abu Nawas tahu sudah semakin dekat dengan kampung halaman. Mengetahui Abu Nawas bisa pulang kembali, penduduk negeri gembira.
Hadir di lokasi acara, mata Hanifah hanya tertuju pada penggunaan kemasan makanan dan minuman yang terbuat dari plastik.
"Anak-anak, buat apa acara begini ini? Ga ada manfaat. Masa depan kalian ditentukan kerja keras kalian dalam belajar, sistem baik, inovasi terus-menerus, dan kerja sama berbagai pihak."
Suatu ketika, Gus Dur yang sedang dirawat karena harus menjalani cuci darah tetap tidak lupa melontarkan humor kepada sahabat-sahabat yang menjenguknya.
Ketika itu juga wartawan mendapat kabar mobil antipeluru Presiden hilang. Sontak mereka justru menanyakan hal itu kepada Gus Dur, bukan soal Award tersebut.
Kata Subrata, pengusaha yang juga aktivis anti-diskriminasi ini, suatu ketika Gus Dur pernah menyampaikan kepada dirinya dan beberapa teman.
Saat itu Abu Nawas sedang tidak ada di rumah. Namun, mereka tetap berjaga di rumah Abu Nawas kalau-kalau dia pulang. Sampai pada akhirnya para pasukan menyerah karena Abu Nawas tidak kunjung balik ke rumah.
Setelah tersaring, pemerintah telah memutuskan untuk membubarkan lembaga-lembaga tersebut, di antaranya lembaga yang berbentuk komisi.