Rahasia Bahagia Menurut Imam Al-Ghazali
“Kebahagiaan adalah ketika seseorang mampu menguasai nafsunya. Kesengsaraan adalah saat seseorang dikuiasai nafsunya.” [Abu Hamid al-Ghazali, dalam Ihyâ’ Ulûmiddîn]
Temukan semua artikel keislaman terbaru
“Kebahagiaan adalah ketika seseorang mampu menguasai nafsunya. Kesengsaraan adalah saat seseorang dikuiasai nafsunya.” [Abu Hamid al-Ghazali, dalam Ihyâ’ Ulûmiddîn]
Waktu mengalir terus. Dan “tanpa terasa” kita sampai kepada pergantian tahun hijriah untuk kesekian kalinya. Detik menuju menit, jam, hari, bulan, hingga tahun senantiasa bergerak maju yang berarti semakin bertambah pula usia manusia. Yang perlu menjadi catatan adalah: apakah bertambah pula keberkahan usia kita?
Amalan memang menjadi modal utama di akhirat, tetapi Islam tidak pernah meminta pengikutnya beramal melebihi kemampuannya. Beramallah sesuai dengan kemampuan. Semasa hidupnya, Rasul pun sering mengingatkan sahabatnya yang beramal berlebihan. Mereka beramal sebanyak-banyaknya hingga melupakan hak tubuhnya, yaitu istirahat
Rasulullah SAW kerap membaca doa ini setelah shalat Jumat. Doa berikut ini berisi permohonan penting yang diawali dengan pujian. Dalam doanya berikut ini, Rasulullah SAW meminta harta halal, memohon bimbingan agar selalu berada di jalan Allah, dan memohon karunia-Nya semata. Berikut ini doanya.
Rasulullah SAW kerap membaca doa ini setelah shalat Jumat. Doa berikut ini berisi permohonan penting yang diawali dengan pujian. Dalam doanya berikut ini, Rasulullah SAW meminta harta halal, memohon bimbingan agar selalu berada di jalan Allah, dan memohon karunia-Nya semata
Siapa yang memberi jaminan bahwa ahli ibadah atau orang pandai bakal berakhir dengan kebaikan saat ajal menjemput (husnul khatimah)? Sebaliknya, bukankah sangat mudah bagi Allah membalikkan hati para pendosa, bahkan kafir sekalipun, sehingga ia wafat dalam kondisi tobat dan kemuliaan?
Pada suatu hari ada pembeli pulsa membawa uang dan catatan nomor hp yang dituju lalu pergi. Setelah saya kirim, ternyata nomor tersebut sudah tidak aktif alias mati. Jadi pulsa tidak terkirim dan pembelinya tidak pernah terlihat lagi. Pertanyaannya, bagaimana cara mengembalikan uang tersebut, apakah boleh kita manfaatkan?
Redaksi doa ini memberi pesan tentang hakikat kepemilikan yang seluruhnya dikembalikan kepada Allah sebagai Pemilik Sejati. Juga tentang ajaran bahwa segenap musibah tak ada yang sia-sia, bahkan bisa berpahala, bila penerima musibah menyikapinya secara tepat. Doa tersebut juga mengandung optimisme, ditandai dengan harapan kepada Tuhan akan karunia pengganti yang lebih baik.
Agama yang paling dicintai allah adalah agama yang lurus dan toleran.” [HR Bukhari]
Doa Qunut ini dikutip oleh Syekh M Nawawi Banten dalam Marâqil ‘Ubûdiyah fi Syarhi Bidayatil Hidayah. Ia menganjurkan orang mengakhiri doa Qunutnya dengan shalawat. Sebenarnya doa Qunut itu bisa berbentuk istighfar dan pujian kepada Allah SWT. Itu sudah cukup. Tetapi doa Qunut yang utama adalah lafal Qunut Rasulullah SAW.
Jasad para nabi tidak hancur ditelan bumi. Mereka dapat mendengar shalawat setiap saat. Dalam Dalilul Falihin disebutkan, Ibnu Hajar Al-Haitami berpendapat bahwa Nabi SAW mendengar dengan kedua telinganya setiap shalawat yang dilantunkan umatnya
Imam Al-Ghazali pernah bercerita tentang seorang Bani Israil yang begitu taat beribadah kepada Allah hingga tujuh puluh tahun lamanya. Suatu kali Allah mengutus Malaikat untuk memberi kabar kepadanya bahwa seluruh ibadah yang ia tunaikan itu tidak lantas membuatnya pantas masuk surga.