“Keyakinan bahwa dirimu lebih baik dari yang lain (‘ujub) adalah kebodohan belaka.”
Tak seyogianya seseorang takabur atau berbangga diri karena merasa lebih baik dari yang lain. Sebab, menurut Abu Hamid al-Ghazali, kebaikan sejati adalah kebaikan di sisi Allah di akhirat kelak dan tak seorang pun tahu tentang hal itu. Yang bisa dilakukan manusia hanyalah ikhtiar sesempurna mungkin berbuat baik sementara mengenai prestasi atau capaian nilai, kita serahkan kepada Sang Hakim Sejati.
Siapa yang memberi jaminan bahwa ahli ibadah atau orang pandai bakal berakhir dengan kebaikan saat ajal menjemput (husnul khatimah)? Sebaliknya, bukankah sangat mudah bagi Allah membalikkan hati para pendosa, bahkan kafir sekalipun, sehingga ia wafat dalam kondisi tobat dan kemuliaan?
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua