Berkumur Saat Puasa
Assalamu'alaikum wr wb. Pak Kiai, saya ingin bertanya hukum berkumur saat berpuasa menurut pandangan NU. Terimakasih banyak kami sampaikan sebelumnya. Wassalamu’alaikum wr. wb (Dedi Setiawan)
Temukan semua artikel keislaman terbaru
Assalamu'alaikum wr wb. Pak Kiai, saya ingin bertanya hukum berkumur saat berpuasa menurut pandangan NU. Terimakasih banyak kami sampaikan sebelumnya. Wassalamu’alaikum wr. wb (Dedi Setiawan)
Di bulan Ramadhan, selalu saja diwarnai dengan pandangan 'negatif' terhadap pelaksanaan shalat tarawih yang dilakukan dengan cepat. Padahal shalat cepat bisa saja dilakukan bila memahami aturan yang dijelaskan ulama madzhab. Dahulu, para ulama pun shalat ratusan, bahkan ribuan raka'at hanya dalam satu malam.
Assalamu 'alaikum wr. wb. Pengasuh rubrik bahtsul masail yang semoga senantiasa dimuliakan dan dirahmati Allah swt. Bagaimanakah zakat fitrah yang belum dibayarkan sampai melewati shalat Idul Fitri (tahun lalu), apakah tetap wajib dibayar? Apakah wajib mengqadla? Terimakasih atas penjelasannya.
Dalam sebuah hadits qudsi Allah menyatakan bahwa urusan pahala puasa adalah urusan pribadi hamba dengan Allah swt. karena hakikat puasa seseorang hanya Allah swt yang tahu bukan kelurga maupun lingkungannya. Bukankah ini berarti selama berpuasa seseorang yakin berada di bawah pengawasan-Nya. Sungguh luar biasa apabila perasaan ini kita terapkan di semua laku kehidupan kita.
Assalamu’alaikum wr. wb. Sebelumnya saya mohon maaf jika pertanyaan yang akan saya ajukan tidak terkait soal hukum fikih. Saya mau menanyakan soal etika. Saya pernah melakukan perjalanan dari Semarang ke Lampung dengan naik bis. Karena perjalanan ini sangat jauh dan melelahkan saya memutuskan untuk tidak berpuasa, sedang teman di sebelah saya tetap menjalankan puasa.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pak kiai yang terhormat. Di kampung saya ada tanah sebelah masjid kosong (mepet masjid) dan itu masih dalam lingkup tanah wakaf masjid. Di situ ditanami buah (pisang,sayuran,ketela ) oleh takmir masjid dan hasilnya untuk pribadi.
Orang bilang, puasa itu menahan diri dari segala yang membatalkan puasa. Menahan diri ini sepertinya lebih terasa di saat yang bersangkutan tengah berjaga dibandingkan sambil tidur. Apa betul demikian? Apakah menahan diri sambil tidur itu masih bisa disebut menahan diri?
Assalamu’alaikum wr. wb. Langsung saja pak ustadz, saya mau menanyakan soal puasa orang yang bepergian jauh. Sebagaimana yang saya tahu orang yang berpuasa ketika bepergian jauh boleh membatalkan puasanya dan boleh tetap berpuasa. Bagi orang yang bepergian jauh atau musafir antara membatalkan puasa dan tetap berpuasa, mana yang paling utama?
Assalamu’alaikum wr. wb. Pengasuh rubrik bahtsul masail yang saya hormati, saya mau menanyakan mengenai perempuan muslimah yang mau menikah, tetapi walinya non-muslim. Maksud saya adalah dari sekian keluarganya yang bisa menjadi wali tidak ada yang muslim, seperti ayahnya, kakek, atau saudara laki-lakinya. Yang ingin saya tanyakan siapa yang berhak menjadi walinya ketika ia menikah? Terimakasih atas penjelasannya. Wassalamu’alaikum wr. wb. (Agus Bajuri/DKI)
Yang dimaksud dengan sunnah puasa adalah segala perbuatan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad s.a.w (disunnahkan) ketika sedang melakukan ibadah puasa, diantaranya. Pertama, Menyegerakan Berbuka Puasa Ketika waktu magrib telah tiba atau waktu diperbolehkannya untuk berbuka puasa bagi semua muslim yang menjalankannya, maka dianjurkan untuk segera berbuka puasa didahulukan dari pada menjalankan ibadah-ibadah yang lainnya, termasuk diantaranya menjalankan ibadah sholat maghrib.
Namun sayangnya diera globalisasi ini, Ramadhan yang seharusnya menjadi momentum memelihara kekhawatiran dan ketakutan malah berbalik menjadi ruang mengumbar kegembiraan. Ketaqwaan itu semakin hari dikikis oleh fenomena-fenomena hedonis yang disajikan melalui berbagai media yang juga memanfaatkan wacana agama sebagai barang komoditi. Inilah yang dalam keseharian kita menemukan istilah ‘ramadhan karim’ ‘ramadhan berkah’ ‘ramadhan maghfirah’ di berbagai mall di berbagai outlet-outlet di berbagai famlet dan lain sebagainya
Niat ibadah sangat kuat dianjurkan oleh agama karena didasarkan pada hadits Rasulullah SAW. Saking kuatnya, niat ini sesuatu yang tidak bisa ditinggalkan dalam sebuah ibadah termasuk puasa baik wajib maupun puasa sunah. Namun demikian ulama berbeda pendapat soal kedudukan niat.