NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Indeks Artikel

Temukan semua artikel keislaman terbaru

Menampilkan 12 artikel (Halaman 963 dari 1028)
Anjuran untuk Saling Berkunjung dan Bersalaman
Syariah

Anjuran untuk Saling Berkunjung dan Bersalaman

Inilah salah satu tradisi umat muslim Indonesia yang searah dengan sunnah Rasulullah saw, yaitu bersilaturrahim mengunjungi orang tua, famili, keluarga dan teman serta bersalam-salaman ketika berjumpa. Hal ini sebagai penguat kesucian setelah bulan puasa. Jika bulan Ramadhan telah difungsikan sebagai mesin pencuci hati dan jiwa seorang muslim dengan banyak meminta ampun kepada Allah swt, maka segeralah dilengkapi dengan saling memaafkan sesama manusia.

Kumandangkan Takbir Saling Memaafkan
Khutbah

Kumandangkan Takbir Saling Memaafkan

Takbir adalah membesarkan Allah dan mengecilkan selain Allah. Ketika kita berpuasa, Takbir kita cerminkan dengan mengecilkan pengaruh hawa nafsu dan mengagungkan kebesaran Allah didalam sanubari kita. Ketika kita membaca Al-Qur’an, kita mengecilkan seluruh pembicaraan manusia dan membesarkan kalam Allah. Ketika kita Tarawih dan Qiyamullail, kita kecilkan seluruh urusan dunia dan hanya membesarkan perintah Allah SWT. Mengapa kita harus bertakbir terus menerus?

Puasa yang Istimewa
Khutbah

Puasa yang Istimewa

Rukun Islam itu ada lima hal. Membaca syahadat, mengerjakan shalat, membayar zakat, berpuasa dan menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. Kelima rukun Islam tersebut bersifat positif (syatrul iktisab), kecuali puasa. Karena sesungguhnya perintah puasa adalah bersifat negative (syatrul ijtinab), yaitu perintah untuk meninggalkan sesuatu (makan, minum, menahan nafsu dan lain-lain). Artinya, apabila syahadat harus diucapkan, shalat harus dikerjakan, zakat harus ditunaikan, haji harus dilaksanakan, maka  puasa harus menahan segala hal yang membatalkannya.