Internasional

Mesir Persembahkan Prestasi 16 Besar Piala Dunia 2026 untuk Rakyat Palestina, Siap Hadapi Argentina

NU Online  ·  Selasa, 7 Juli 2026 | 18:00 WIB

Mesir Persembahkan Prestasi 16 Besar Piala Dunia 2026 untuk Rakyat Palestina, Siap Hadapi Argentina

Suporter Timnas Mesir merayakan keberhasian lolos babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan turut mengibarkan bendera Palestina. (Foto: dok TRT World)

Jakarta, NU Online

Masyarakat Mesir merayakan keberhasilan tim nasional mereka melaju ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah setelah mengalahkan Australia melalui adu penalti pada babak 32 besar, Jumat (3/7/2026) lalu.


Keberhasilan Mesir menjadikan negara tersebut sebagai tim Arab kedua yang lolos ke babak 16 besar setelah Maroko lebih dahulu memastikan tempat usai menyingkirkan Kanada.


Pelatih tim nasional Mesir, Hossam Hassan, mempersembahkan keberhasilan bersejarah itu tidak hanya kepada rakyat Mesir, tetapi juga kepada rakyat Palestina.


"Saya mempersembahkan kemenangan ini kepada rakyat Palestina yang tidak pernah berhenti mendukung kami," ujar Hassan kepada beIN Sports seusai pertandingan.


Sejak awal Piala Dunia 2026, warga Palestina di Jalur Gaza diketahui terus memberikan dukungan kepada tim nasional Mesir. Mereka mengikuti pertandingan melawan Australia di tengah situasi kemanusiaan yang masih sulit di wilayah tersebut.


Anadolu menyebut ribuan warga memadati jalan-jalan di berbagai provinsi sambil mengibarkan bendera Mesir dan meneriakkan yel-yel kemenangan untuk merayakan pencapaian bersejarah tersebut.


Pada babak 16 besar, Mesir dijadwalkan menghadapi Argentina, Selasa (7/7/2026) pukul 23.00 WIB.


Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi turut menyampaikan ucapan selamat kepada skuad berjuluk The Pharaohs tersebut.


"Saya mengucapkan selamat kepada putra-putra terbaik Mesir, para pahlawan tim nasional sepak bola kita, atas pencapaian bersejarah lolos ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah tim," ujar Sisi dalam pernyataannya.


Ia mengatakan keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap kemampuan sendiri, semangat kebersamaan, dan tekad untuk menang merupakan kunci meraih prestasi besar.


Ucapan selamat juga disampaikan Perdana Menteri Mostafa Madbouly yang memuji penampilan para pemain sepanjang pertandingan.


Suasana perayaan berlangsung di berbagai wilayah, termasuk kawasan Fifth Settlement di New Cairo, zona suporter di Ibu Kota Administratif Baru, Giza, hingga sejumlah provinsi seperti Gharbia, Monufia, Beheira, Alexandria, Matrouh, dan wilayah Mesir Hulu.


Sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian tersebut, Piramida Giza juga disinari cahaya berwarna merah.


"Kini kami menunggu Messi"

Sejumlah suporter menyampaikan optimismenya menghadapi laga berikutnya melawan Argentina. "Alhamdulillah kami berhasil lolos ke babak 16 besar. Sekarang kami menunggu Messi," kata salah seorang suporter, Mohamed El-Alfy.


Suporter lainnya, Hassan Jalal, mengaku sejak awal yakin Mesir mampu mengalahkan Australia. "Selanjutnya kami juga akan mengalahkan Messi," ujarnya penuh percaya diri.


Sementara itu, Marina Ashraf menilai tim nasional telah menampilkan permainan luar biasa yang membuat rakyat Mesir bangga. "Kami sempat sangat gugup, tetapi tim benar-benar membuat kami bangga. Permainannya sangat luar biasa," katanya.


Pendukung lainnya, Tarek Salah, menyebut kemenangan atas Australia sebagai "pertandingan seumur hidup" dan berharap Mesir kembali meraih hasil positif saat menghadapi Argentina.


Lolosnya Mesir memperkuat kiprah negara-negara Arab di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya Maroko juga berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar. Bahkan Maroko berhasil melangkah ke perempat final setelah mengalahkan Kanada 3-0 dan akan menghadapi Prancis pada 10 Juli 2026 mendatang.