Fatayat NU Jakpus Salurkan Bantuan Kebutuhan Keseharian untuk Korban Kebakaran
NU Online · Ahad, 11 Oktober 2026 | 08:00 WIB
Jakarta Pusat, NU Online Jakarta
Pimpinan Cabang Fatayat NU Jakarta Pusat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di kawasan Sentiong, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026). Bantuan berupa makanan siap saji serta kebutuhan kesehatan dan keluarga, seperti Tolak Angin, minyak angin, madu, Autan, dan perlengkapan perawatan anak.
Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Jakarta Pusat Siti Mubayanah Tawabie mengatakan, anggota dan pengurus menghimpun bantuan tersebut dari iuran anggota dan kas organisasi.
"Bantuan ini berasal dari iuran anggota Fatayat NU Jakarta Pusat dan kas organisasi. Kami ingin hadir membantu warga yang terdampak, terutama mereka yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Mubay, sapaan akrabnya, saat menyalurkan bantuan di kawasan Sentiong, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026).
Mubay mengatakan, kebakaran tersebut turut berdampak pada sebagian warga yang terlibat dalam kegiatan keagamaan di lingkungan mereka. Beberapa murid taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan jamaah majelis taklim yang ia asuh termasuk di antara korban.
Ia berharap kehadiran Fatayat NU dapat memperkuat dukungan moral bagi warga yang berupaya memulihkan keadaan setelah musibah.
Mubay menjelaskan, Fatayat NU menyalurkan makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga pada masa awal pemulihan. Fatayat NU juga menyalurkan popok dan perlengkapan perawatan anak untuk keluarga yang memiliki bayi atau anak kecil.
Menurut Mubay, kebutuhan kelompok rentan, termasuk anak-anak, perlu mendapat perhatian dalam penanganan dampak kebakaran. Ia menyebut dukungan berupa makanan dan perlengkapan dasar dapat meringankan beban keluarga ketika aktivitas rumah tangga terganggu.
"Kegiatan penyaluran bantuan ini juga berkaitan dengan program unggulan PC Fatayat NU Jakarta Pusat, yakni Fatayat Masuk RW. Melalui program tersebut, Fatayat berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat, membangun kepedulian sosial, serta hadir membantu warga yang membutuhkan, termasuk mereka yang terdampak musibah kebakaran di kawasan Sentiong," jelasnya.
Mubay menyebut bahwa bagi Fatayat NU, khidmah kepada masyarakat tidak hanya terwujud melalui kegiatan organisasi dan keagamaan, tetapi juga melalui kehadiran ketika warga menghadapi kesulitan. Ia menambahkan, gerakan sosial seperti ini menjadi ruang bagi kader untuk membangun solidaritas sekaligus merawat hubungan dengan masyarakat sekitar.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua