GP Ansor Jakpus Buka Posko untuk Korban Kebakaran
NU Online · Ahad, 11 Oktober 2026 | 12:00 WIB
Jakarta Pusat, NU Online Jakarta
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jakarta Pusat membuka Posko Peduli Kebakaran di kawasan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, untuk membantu warga terdampak kebakaran. Selain mendirikan posko, Ansor menginstruksikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor Kemayoran untuk mendampingi dan membantu warga terdampak di wilayah tersebut.
Ketua GP Ansor Jakarta Pusat Rizal Afifudin mengatakan, Ansor mengambil keputusan tersebut dengan mempertimbangkan besarnya dampak kebakaran di Kecamatan Senen yang membuat ratusan keluarga kehilangan tempat tinggal.
"GP Ansor Jakarta Pusat memberikan instruksi untuk PAC Ansor Kemayoran melakukan pendampingan dan upaya bantuan tenaga di lapangan untuk warga terdampak kebakaran. Kemudian, mendirikan Posko Peduli di Kramat, Kecamatan Senen, dengan menunjuk PAC GP Ansor Senen sebagai penanggung jawab posko," ujar Rizal kepada NU Online Jakarta, Sabtu (10/10/2026).
Rizal menjelaskan, kebakaran terjadi di dua lokasi di Jakarta Pusat.
"Untuk bencana kebakaran yang baru saja terjadi, ada dua lokasi kebakaran di Jakarta Pusat. Pertama di Kebon Kosong, Kemayoran, dengan jumlah terdampak sembilan KK, sembilan rumah, dan 43 jiwa. Kedua di Kramat, Senen, Jakarta Pusat, dengan korban terdampak 131 KK, 83 rumah, dan 500 jiwa," jelasnya.
Menurut Rizal, besarnya jumlah warga terdampak di Senen menjadi salah satu pertimbangan Ansor memusatkan pendirian posko di wilayah tersebut. Posko melibatkan PAC GP Ansor Senen serta sejumlah satuan khusus Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satkorcab Jakarta Pusat, yakni Banser Tanggap Bencana (Bagana), Barisan Pemadam Kebakaran (Balakar), dan Banser Husada (Basada).
"Hal yang pertama terlihat adalah warga yang harus kehilangan tempat tinggal. Yang kedua tentu kebutuhan akan bantuan makanan, pakaian dan obat-obatan, serta perlengkapan sekolah untuk pelajar," katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, GP Ansor Jakarta Pusat berupaya memaksimalkan fasilitas umum dan tenda dari instansi kebencanaan sebagai tempat tinggal sementara bagi warga. Ansor juga membuka donasi bersama sejumlah instansi untuk menghimpun bantuan bagi korban kebakaran di Senen dan Kemayoran.
Dalam menjalankan kegiatan posko, Ansor menerapkan sistem piket 24 jam yang terbagi menjadi tiga sif. Setiap regu terdiri atas personel Bagana, Balakar, dan Basada, serta satu kader Ansor yang bertugas mencatat bantuan dan kegiatan posko.
Ansor menghimpun bantuan yang masuk terlebih dahulu sebelum mendistribusikannya kepada warga terdampak. Rizal mengatakan, Ansor menyalurkan bantuan dengan berkoordinasi bersama pengurus RT dan RW setempat agar warga yang membutuhkan menerimanya.
"Kami menghimpun dan menerima bantuan untuk kemudian *dipooling* terlebih dahulu. Selanjutnya, kita distribusikan ke masyarakat terdampak dengan berkoordinasi melalui RT RW setempat agar distribusi bantuan tepat sasaran," jelas Rizal.
Selain menyalurkan bantuan logistik, para kader membantu warga membersihkan puing dan sisa bangunan rumah yang terbakar sesuai kebutuhan di lapangan dan kemampuan personel yang tersedia.
Rizal mengapresiasi solidaritas masyarakat yang bergerak membantu warga terdampak. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mendukung pemulihan warga setelah musibah.
"Kami melihat warga Jakarta terus terang luar biasa tangguh. Masyarakat bahu-membahu menolong dan bergerak cepat, solidaritas pun muncul di tengah situasi yang cukup padat," tuturnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua