KH Muhammad Adnan DIkenal Dekat dengan Masyarakat dan Generasi Muda
NU Online · Kamis, 8 Oktober 2026 | 14:30 WIB
Semarang, NU Online Jateng
Wafatnya KH Muhammad Adnan meninggalkan duka mendalam bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) dan masyarakat Jawa Tengah. Ketua PWNU Jawa Tengah dua periode, 2003–2008 dan 2008–2013, itu wafat pada Rabu (7/10/2026) malam saat menjalani perawatan di RS Samsoe Hidajat, Kota Semarang.
Sejumlah tokoh mengenang almarhum sebagai sosok kiai yang tidak hanya aktif dalam dakwah keagamaan, tetapi juga memiliki perhatian besar terhadap pendidikan, masyarakat perkotaan, serta kaderisasi generasi muda NU.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengenang KH Muhammad Adnan sebagai kiai yang berhasil membawa nilai-nilai keilmuan pesantren ke tengah masyarakat perkotaan.
Menurutnya, perjuangan dakwah di tengah masyarakat perkotaan memiliki tantangan tersendiri. Kiai Adnan, kata Taj Yasin, mampu menempatkan diri dan menyampaikan ilmu-ilmu keislaman melalui dakwah maupun dunia kampus.
“Beliau melakukan dakwah-dakwah, misi-misi, bukan hanya dakwah tetapi menyampaikan ilmu-ilmu lewat kampus. Itu sangat tawadu, sangat berhati-hati, dan bisa menempatkan, sehingga berjuang di masyarakat itu berbeda berjuang di pesantren,” ujar Taj Yasin.
Ia menilai Kiai Adnan berhasil mengajak masyarakat perkotaan untuk dekat dengan tradisi dan keilmuan pesantren.
“Lebih sulit ketika di masyarakat, khususnya masyarakat kota. Dan beliau saya rasa sukses untuk memberikan dakwah, mengajak kepada masyarakat senang dengan keilmuan pesantren,” lanjutnya.
Gus Yasin juga mengenang pengabdian Kiai Adnan yang berupaya mengamalkan ilmu yang diperolehnya melalui dakwah di berbagai ruang kehidupan.
“Beliau semasa hidupnya benar-benar berjuang untuk mengamalkan ilmu-ilmu yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lewat dakwah beliau di masyarakat perkotaan maupun di kampus,” katanya.
Menurut Taj Yasin, kedekatan Kiai Adnan dengan masyarakat terlihat dari luasnya kalangan yang menyampaikan kabar duka ketika almarhum wafat.
“Jadi tadi malam beliau meninggal itu yang memberikan kabar bukan hanya santri, tetapi juga masyarakat. Nah, ini menunjukkan bahwa keberadaan beliau di tengah-tengah masyarakat itu ada di hati masyarakat. Itu yang paling penting,” ungkapnya.
Taj Yasin juga mengungkapkan pesan Kiai Adnan kepada dirinya ketika menjalankan tugas pemerintahan. Ia mengaku terakhir bertemu dengan almarhum sekitar tiga hingga empat bulan lalu.
“Kami mengikuti, kami mengikuti. Beliau hanya menitipkan kepada kami yang ada di pemerintah, khususnya saya, agar benar-benar bisa menjalankan pemerintahan dengan sebaik-baiknya, dikhususkan untuk melayani masyarakat,” tuturnya.
Ia mendoakan agar seluruh amal kebaikan Kiai Adnan diterima oleh Allah subhanahu wa ta‘ala.
Kesaksian lain datang dari Wakil Rektor I UIN Walisongo Semarang Prof Imam Yahya. Ia mengaku kehilangan sosok guru dan kiai yang selama ini memberikan perhatian besar terhadap generasi muda.
“Kita kehilangan guru kita, kiai kita, Bapak Dr. KH Muhammad Adnan, M.A. Beliau adalah orang yang sangat baik dan mengapresiasi pada anak-anak muda,” ujar Imam Yahya.
Ia mengenang bagaimana Kiai Adnan memberikan ruang kepada dirinya untuk berkiprah di lingkungan NU. Saat Kiai Adnan menjabat Ketua PWNU Jawa Tengah, Imam Yahya dipercaya menjadi Ketua Lakpesdam PWNU Jawa Tengah.
“Kemudian tahun berikutnya saya diminta untuk mendampingi Pak Najahan sebagai wakil sekretaris waktu itu. Jadi saya bersama Pak Najahan, Pak Arja, memang selama ini banyak diarahkan oleh beliau,” tuturnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
6
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
Terkini
Lihat Semua