Jakarta, NU Online
Setiap orang tidak lepas dari sakit yang terkadang mampir menguji kehambaannya di hadapan Allah swt. Sakit yang diderita mengandung hikmah besar, mulai introspeksi diri, pembersihan dosa, hingga sarana mendekatkan diri kepada Allah swt.
Sakit sebagai pembersih dosa itu ditegaskan langsung oleh Rasulullah saw dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim berikut.
โTidak ada seorang Muslim yang ditimpa cobaan berupa sakit dan sebagainya, melainkan dihapuskan oleh Allah ta'ala dosa-dosanya, seperti sebatang pohon yang menggugurkan daunnya.โ
Sakit juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah swt dengan memperbanyak menyebut asma-Nya. Berdzikir melazimkan kalimat-kalimat tayibah menjadi wahana untuk bukan saja agar lekas disembuhkan dari penyakit yang mengidapnya, tetapi juga untuk terus senantiasa mengingat akan kehambaan dirinya dan ada yang berkuasa, yaitu Allah swt.
Selain berkonsultasi dengan dokter sebagai ikhtiar lahiriyah, memperbanyak dzikir menjadi ikhtiar batiniyah agar kembali sehat. Ustadzย Engkus Kusnandar menyampaikan dua dzikir khusus bagi orang yang tengah sakit. Hal ini sebagaimana dikutip dari artikelnya berjudul Ini Dua Dzikir Andalan untuk Orang Sakit ย pada Kamis (8/1/2026).
Pertama, membaca surat Al-Ikhlas 100 kali. Dalam Kitabย Irsyadul Ibad,ย Syekh Zainuddinย Al-Malibari mengutip hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Ath-Thabrani. Jika sakit membawanya sampai meninggal, maka orang tersebut akan mendapatkan tiga fadilah, yakni sebagai berikut.
- Tidak akan menghadapi fitnah dalam kuburnya. aksudnya, ia akan mendapatkan nikmat kubur dan dijauhkan dari siksa kubur.
- Aman dari himpitan siksa kubur, yakni diluaskan dan diterangi alam kuburnya.
- Di hari Kiamat malaikat akan membawanya meniti shirath untuk masuk ke dalam surga. Shirath adalah jembatan yang terbentang di atas Jahanam, lebih tajam daripada pedang dan lebih tipis daripada rambut. Orang sakit yang senantiasa membaca surat Al-Ikhlas akan dimudahkan meniti shirath.ย ย ย ย ย ย ย
Selain membaca surat Al-Ikhlas, orang sakit juga dianjurkan untuk membaca kalimat berikut sebanyak 40 kali.
ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ุฃูููุชู ุณูุจูุญูุงูููู ุฅููููู ููููุชู ู
ููู ุงูุธููุงููู
ูููู
Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minazzhalimin.
Artinya,ย โTiada Tuhan selain Engkau, Allah. Mahasuciย Engkau. Sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim.โ
Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam kitab yang sama, mengutip hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan Al-Hakim mengenai anjuran tersebut sebagai berikut.
โSiapa saja seorang muslim yang berdoa ketika sakitnya kalimat โLaa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minazzhaliminโย sebanyak 40 kali, lalu meninggal disebabkan sakitnya itu, maka baginya ganjaran mati sahid. Namun sekiranya dia sehat, sungguh diampuni baginya segala dosanya.โ
Ampunan atas segala dosa, terang Pimpinan Ponpes Ummul Barahin Jatisawit-Kasokandel itu, merupakan anugerah dari Allah swt yang tak terkira. Hal ini mengingat dosa adalah kotoran yang membuat hidup seseorang semrawut nan tersiksa.
"Daripada mengeluh atau melamun yang tidak ada manfaatnya, lebih baik segera ambil tasbih atau gerakan jari-jemarinya membaca kalimat โLaa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minazzhaliminโย 40 kali dan surat Al-Ikhlas 100 kali," pungkas Direktur Aswaja Center Majalengka itu.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: 3 Jenis Ucapan yang disukai Allah
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama April 2026
3
Temui Dubes AS, Gus Yahya Serukan Dialog AS-Iran Demi Hentikan Perang di Timur Tengah
4
Di Manakah Jutaan Orang Arab dalam Perang Iran Vs Israel dan AS?
5
Khutbah Jumat: 8 Hal yang Dijauhi Rasulullah Mulai dari Kecemasan hingga Dililit Utang
6
Zakat Profesi ASN: Antara Standar Nisab dan Legalitas Pemotongan Gaji dalam Perspektif Fiqih
Terkini
Lihat Semua