NU Cabang Istimewa: Merawat Potensi dari Seberang
Akh. Muzakki
Salah satu kritik yang ditujukan kepada NU belakangan ini adalah lambannya gerak organisasi kaum nahdliyin ini dalam merawat potensi sumber daya manusia yang dimiliki. Sumber daya manusia ini kini memang sudah merebak dan membesar, namun belum mendapatkan perawatan yang maksimal oleh organisasi NU. Tentu saja lambannya gerak NU sebagai sebuah organisasi dalam merawat potensi sumber daya manusia yang berlimpah ini bisa disebut sebagai sebuah kelemahan.
Kelemahan organisasional NU tersebut kemudian dibaca oleh ‘kelompok lain’, lalu diambil manfaatnya untuk pembesaran ‘kelompok lain’ itu. Bagi ‘kelompok lain’ tersebut, tentu saja potensi sumber daya manusia NU yang terlantarkan itu merupakan sebuah keuntungan besar yang bisa diserap. Ia bagaikan ‘durian runtuh’ di halaman rumah sendiri dari pekarangan tetangga.
Rabu, 22 Agustus 2007 | 10:13 WIB