NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Pustaka

Kumpulan artikel kategori Pustaka

Menampilkan 12 artikel (Halaman 78 dari 95)
Melacak Jejak Profesor Integratif
Pustaka

Melacak Jejak Profesor Integratif

Judul Buku : KH Moh. Tolchah Mansoer: Biografi Profesor NU yang Terlupakan Penulis : Caswiyono Rusydie Cakrawangsa, Zainul Arifin, Fahsin M. Fa’al Pengantar : Prof Dr KH Moh. Tholhah Hasan & HM. Fajrul Falakh SH MA MSc Epilog : Idy Muzayyad MSi Penerbit : Pustaka Pesantren, Yogyakarta Cetakan : I, Juni 2009 & II, Oktober 2009 Tebal : xxxvi + 290 Halaman Peresensi : Abdul Halim Fathani Yahya* Dibandingkan dengan tokoh-tokoh NU lainnya, nama Moh. Tolchah Mansoer barangkali tidak terlalu populer di mata masyarakat umum. Memang, beliau pernah menjadi pimpinan puncak dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Namun, faktanya tidak banyak literatur yang mendokumentasikan sepak terjang dalam kehidupannya. Ketidakhadirannya dalam berbagai literatur, bukan berarti sosok ini tidak memiliki arti penting dalam sejarah perkembangan bangsa Indonesia, khususnya bagi organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama’. Orang NU yang tercatat sebagai doktor hukum Tata Negara pertama dari Universitas Gadjah Mada ini telah banyak menelorkan karya-karya penting yang hingga kini menjadi rujukan utama dalam kajian dan pengembangan hukum ketatanegaraan di Indonesia.

Perbandingan Politik NU dan Muhammadiyah
Pustaka

Perbandingan Politik NU dan Muhammadiyah

Judul Buku : Nalar Politik NU dan Muhammadiyah; Over Crossing Jawa Sentris Penulis : Dr. Suaidi Asyari, MA, Ph.D Penerbit : LKiS, Yogyakarta Cetakan : Pertama, April 2009 Tebal : xxiv + 448 halaman Peresensi : Fikrul Umam MS NU, Nahdlatul Ulama adalah organisasi sosial-keagamaan (jamiyyah diniyyah-ijtimaiyyah) terbesar di negeri ini yang sebenarnya lebih fokus pada persoalan-persoalan kehidupan sosial-keagamaan para warganya. Pada orde lama NU menjadi sebuah partai politik dan mewarnai kehidupan politik bangsa Indonesia , karena merasa kecewa oleh kelompok modernis yang mendominasi Masyumi. Pada Muktamar Situbondo NU kembali ke khittahnya menjadi organisasi sosial-keagamaan dan terjun langsung ke masalah-masalah ke-umat-an.

Mengobarkan Gairah Nasionalisme Pemuda
Pustaka

Mengobarkan Gairah Nasionalisme Pemuda

Judul Buku : Pemuda dan Nasionalisme; Refleksi 101 Tahun Kebangkitan Nasional Penulis : H M. Ridwan Tasa Penerbit : Pustaka Timur, Yogyakarta Cetakan : Pertama, Juni 2009 Tabal : viii + 154 halaman Harga : Rp 30.000,- Peresensi : Supriyadi* Pemuda adalah satu tahapan dari manusia yang mana pada masa tersebut, manusia berpikir kritis dan segar dalam pemikirannya serta berprinsip untuk mempertahankan ideologi. Pemuda dalam kajian psikologi adalah suatu tahap di mana seseorang itu berada dalam masa remaja yaitu antara 14-21 tahun. Hal itu dikemukakan oleh folosof Aristoteles.

Menakar Politik Anggaran Pendidikan
Pustaka

Menakar Politik Anggaran Pendidikan

Judul Buku : Politik Anggaran Pendidikan Pasca Perubahan UUD 1945 Penulis : Ali Masykur Musa Penerbit : Mahkamah Konstitusi Cetakan : Oktober 2009 Tebal : x + 294 halaman Peresensi : Mashudi Umar* "Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya," (Pasal 31 ayat (2) UUD 1945). Dalam usia ke-64 tahun kemerdekaan Indonesia, dunia pendidikan kita tampaknya masih terpasung kepentingan politik praktis dan ambiguitas kekuasaan. Padahal, politik dan kekuasaan suatu negara memegang kunci keberhasilan pendidikan. Dalam konteks pembangunan demokratisasi dan desentralisasi di Indonesia, peran politik eksekutif dan legislatif untuk memajukan pendidikan begitu besar. Ranah politik dan kekuasaan harus mampu mewujudkan sistem pendidikan yang mencerdaskan dan mencerahkan peradaban bangsa ini.

Menguak Fenomena Ajaran Menyimpang di Indonesia
Pustaka

Menguak Fenomena Ajaran Menyimpang di Indonesia

Judul Buku : Hukum dan Aliran Kepercayaan Menyimpang di Indonesia Penulis : Dr. Drs. IGM. Nurjana, SH. M. Hum Penerbit : Pustaka pelajar, Yogyakarta Edisi Revisi : Pertama, September 2009  Tebal : xxv + 351 halaman Peresensi : Ahmad Hasan MS* Sebagai bangsa yang majmuk dan multikultural, Indonesia menjadi lahan subur bagi tumbuh-kembangnya berbagai agama dan aliran kepercayaan yang diakui oleh konstitusi. Pasal 29 ayat 2 menyatakan bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaanya itu. Namun, masalah muncul tatkala di lapangan terjadi fenomena penyimpangan ajaran atau penodaan agama sehingga mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Menyelisik Gerakan  Islamisasi di Indonesia
Pustaka

Menyelisik Gerakan Islamisasi di Indonesia

Editor : KH. Abdurrahman Wahid Penerbit : Gerakan Bhinneka Tunggal Ika, The Wahid Institute dan Maarif Institute Cetakan : Pertama, 2009 Tebal : 322 halaman Peresensi : Mashudi Umar* Dalam dua dasawarsa terakhir ini, peta dunia sedang ditandai oleh friksi dan tensi krusial dengan warna keagamaan, walupun agamanya bukan satu-satunya faktor. Namun, tampak jelas pertimbangan religiusitas dalam friksi-friksi tersebut, yang dalam eskalasinya sedikit banyak dipengaruhi dan ditentukan oleh agama. Masih ingat dalam benak kita konflik beberapa tahun yang lalu antara Kristen-Islam yang terjadi di Poso, Maluku dan Filipina Selatan.

Kisah Edukatif dari Sang Kembara
Pustaka

Kisah Edukatif dari Sang Kembara

Judul buku : Geger Kiai, Catatan Mistis Sang Kembara Penulis : Fahrudin Nasrullah Penerbit : LKiS Yogyakarta Terbitan : Mei 2009 Tebal : xxi+188 hal Peresensi : M. Alif Mahmudi* Bukan hal yang rahasia, saat ini bangsa kita mengalami problem berupa terkikisnya moral dan spiritual. Padahal, keduanya adalah kebutuhan primer manusia sebagai dasar pondasi membangun mentaltalitas bangsa. Hal semacam in penting, karena sangat mentukan dalam proses keberhasilan membangun bangsa dan negara ke depan.

Menguak Rahasia Surat Fatihah
Pustaka

Menguak Rahasia Surat Fatihah

Judul Buku : Tafsir Al-Asas; Kandungan dan Rahasia di Balik Firman-Nya Penulis : Drs KH A. Busyro Karim, MSi Penerbit : Muara Progresif, Surabaya Cetakan : I, Juli 2009 Tebal : xi+202 Halaman Peresensi : Masduri AS* Al-Qur’an yang menjadi sumber utama di dalam Agama Islam, seharusnya pula menjadi pegangan yang ingin dicapai untuk kebahagiaan dunia dan akhirat. Al-Qur’an tidak hanya diturunkan untuk suatu umat, tidak hanya untuk satu abad, tetapi untuk semua umat dan sepanjang zaman (shalih fi kulli zaman wa makan). Luas ajarannya, sama dengan luasnya umat manusia belahan dunia. Atas dasar itulah, interpretasi-interpretai baru terhadap Al-Qur’an sangat dibutuhkan, demi meniscayakan Al-Qur’an sebagai falsafah hidup setiap umat manusia.

Menyibak Kekerasan Berkedok Agama
Pustaka

Menyibak Kekerasan Berkedok Agama

Judul Buku : Agama dan Kekerasan dalam Transisi Demokrasi di Indonesia Penulis : Haqqul Yaqin Penerbit : eLSAQ Press, Yogyakarta Cetakan : Pertama, Agustus 2009 Tebal : vii + 196 halaman Harga : Rp 29.000,- Peresensi : Supriyadi* Ledakan bom di Mega Kuningan yang meluluhlantahkan hotel berbintang JW Marriott dan Ritz Carlton beberapa waktu lalu, sangat menyedot perhatian publik. Sorotan terhadap aksi terorisme pun tidak dapat disangkal lagi. Dan memang terbukti hal itu adalah aksi dari pada terorisme. Opini publik pun mengarah kepada para radikalis Islam yang mana mempunyai jaringan teroris. Noordin M Top sebagai teroris nomor satu di Indonesia, menjadi dalang dari peristiwa-peristiwa terorisme yang selama ini terjadi di Indonesia. Islam sebagai agama diaku oleh para teroris sebagai legitimasi pembenaran aksi terorisme mereka. Tidak aneh jika Islam kini menjadi sorotan. Haqqul Yaqin dalam bukunya yang berjudul “Agama dan Kekerasan dalam Transisi Demokrasi di Indonesia” menyangkal bahwa agama dijadikan sebagai legitimasi atas kekerasan seperti pembenar aksi terorisme. Misi agama adalah sebagai media perdamaian umat, bukan pembenar atas tindakan kekerasan. Hal itu berlaku bagi seluruh agama bahwa agama tidak mengajarkan kekerasan.

Hidup Sehat dengan Berpuasa
Pustaka

Hidup Sehat dengan Berpuasa

Judul Buku : Kedahsyatan Puasa, Jadikan Hidup Penuh Berkah Penulis : M.Syukron Maksum Penerbit : Pustaka Marwa, Yogyakarta Cetakan : I (Pertama), 2009 Tebal : 148 halaman Peresensi : Humaidiy AS *) Puasa merupakan salah satu ibadah yang paling universal, terdapat pada syari'at setiap umat dan bangsa sepanjang zaman, dan merupakan sumber kearifan, wisdom serta hikmah yang paling banyak diamalkan oleh banyak agama. Maka tidak heran bahwa perintah Allah kepada kaum beriman untuk berpuasa disertai keterangan bahwa puasa itu juga diwajibkan atas umat-umat terdahulu. Keterangan Ilahi ini sejalan dengan definisi tentang kaum yang bertaqwa, yang salah satu indikasinya, seperti dikutip dari al-Qur'ân surat al-Baqarah: 183 ialah percaya kepada kontinuitas dan kesatuan unsur-unsur yang benar dari semua warisan keagamaan sepanjang zaman dan di setiap tempat dimana manusia itu berada.

Becermin dari Kiai Sepuh
Pustaka

Becermin dari Kiai Sepuh

Judul buku : Khazanah Khatulistiwa; Potret Kehidupan dan Pemikiran Kiai-Kiai Nusantara Penulis : Muhammad Hasyim & Ahmad Athoillah Penerbit : Arti Bumi Intaran, Yogyakarta Distributor : Khalista, Surabaya Cetakan : I, Juni 2009 Tebal : xx+230 Halaman Peresensi : Ach. Syaiful A’la* Khazanah kiai di Indonesia sangatlah kompleks. Dan memang tidak ada habisnya untuk dijadikan bahan diskusi, diseminarkan, bahkan dilakukan penelitian untuk ditulis menjadi sebuah buku. Dikatakan kompleks, karena kepemimpinan atau peran kiai dalam lingkungan masyarakat tidakalah hanya satu fungsi, adakalanya ia berperan sebagai tokoh intelektual (‘ilmiyah), tokoh spiritual (rohaniyah), tokoh sosial-kemasyarakatan (ijtima’iyah), tokoh administratif (idariyah), sebagai pialang budaya (cultural broker), terkadang pula berperan sebagai tokoh (aktor) politik (siyasah

Burdah, Munajat Ulama Pilihan
Pustaka

Burdah, Munajat Ulama Pilihan

Judul Buku : Burdah: Antara Kasidah, Mistis dan Sejarah Penulis : Muhammad Adib Editor : Mahbub Djamaluddin Penerbit : Pustaka Pesantren, Yogyakarta Cetakan : I, Mei 2009 Tebal : xvi+98 Halaman Peresensi : Ach. Syaiful A'la* Pertengahan tahun 2007, kalangan kaum muslimin terutama bagi warga nahdliyyin dihebohkan dengan tudingan syirik yang dilakukan oleh H Mahrus Ali melalui karya bukunya Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik (seperti Nariyah, al-Fatih, Munjiyat, Thibul Qulub).