Menera Jalan Baru Keagamaan
Judul buku: Manusia Alquran; Jalan Ketiga Religiusitas di Indonesia Penulis: Prof Dr Abdul Munir Mulkhan Penerbit: Impulse, Yogyakarta Cetakan: I, 2007 Tebal: 369 halaman Peresensi: Ahmad Musthofa Haroen Al-Quran bukan kitab yang bicara soal ketuhanan semata. Dalam banyak ayatnya, Tuhan justru hadir bersama fenomena kesemestaan. Artinya, Tuhan dipahami dengan membaca seluruh pertanda alam. Ketuhanan terpancar dari potensi ilahiah semua makhluknya. Di sini, sebagai penafsir, manusia dianugerahi kemampuan menalar dan merenung untuk menyingkap alam esoteris Al-Quran. Alam yang tak habis-habis ditimba samudera maknanya, tak juga berbatas meski dijelajah seluruh ayatnya.