إذَا مَا كُنْتَ ذَا قَلْبٍ قَنُوْعٍ ¤ فَأَنْتَ وَمَالِكُ الدُّنْيَا سَوَاءُ
"Tatkala kau memiliki sifat qana‘ah, saat itulah antara kau dan seorang raja setara."
"Tatkala kau memiliki sifat qana‘ah, saat itulah antara kau dan seorang raja setara."
(Imam asy-Syafi'I, dalam Dîwânul Imâm asy-Syâfi‘î)
Keterangan: qana‘ah berarti menerima apa adanya, merasa cukup; ridha dan bersyukur atas karunia yang telah dimiliki; lawan dari serakah atau tamak
