Selembar Uang
Selembar Uang cerpen karya Baitul Muttaqin Al Madjid. Kisah suami istri diuji pilihan sulit antara memenuhi kebutuhan keluarga atau membantu sahabat.
Kumpulan artikel kategori Seni-budaya
Selembar Uang cerpen karya Baitul Muttaqin Al Madjid. Kisah suami istri diuji pilihan sulit antara memenuhi kebutuhan keluarga atau membantu sahabat.
Tirakat yang Gagal, cerpen karya Malik Ibnu Zaman. Kisah seorang pria yang tirakat agar kaya raya namun tidak berhasil karena terjebak hobi judi.
Di tengah aroma mesiu dan bayangan malam Jumat Kliwon, seorang perwira menghadapi masa lalu, cinta tak selesai, dan medan perang tak kenal ampun.
Kucing-Kucing Kosan karya Malik Ibnu Zaman. Menyajikan potret kehidupan dari sudut pandang penghuni kos yang bersinggungan dengan kucing-kucing liar.
Ibu yang Menyesal cerpen karya Samudera Dwija. Kisah seorang ibu yang mencuri baju untuk anaknya, sang anak justru meminta mengembalikan baju curian.
Cerpen Di Bawah Langit Kelam, karya Samudera Dwija. Kisah Suliyem seorang ibu muda yang terperangkap dalam situasi yang membuatnya tak berdaya.
Gambar Buatan, cerpen karya M Daniel Fahmi Rizal. Kisah tentang ilustrator yang kehilangan pekerjaan karena perubahan zaman dan kesulitan beradaptasi.
Di Ujung Pelarian cerpen Samudera Dwija. Kisah pria bernama Parlan, seorang tukang becak sederhana yang hidupnya penuh perjuangan dan penuh ancaman.
Si Kecil Peraih Mahkota cerpen Afifatul Karomah. Kisah Ara, gadis kecil memilih mondok karena orangtuanya sibuk. Ara tumbuh menjadi hafidzah muda.
Di Bawah Temaram Lampu cerpen karya Haniah Nurlaili. Kisah tentang Mbah Narti, seorang yang tidak disukai masyarakat, namun dia memiliki keistimewaan.
Langkah Hantu di Jakarta, cerpen Malik Ibnu Zaman. Kisah seorang tentara PETA, diberi tugas menghabisi musuh, ayah dari gadis yang dicintainya.
Cerpen Ibu Tak Mau Jadi Tuhan, kisah anak Kades yang benci ibunya. Namun ia lalu tahu, ibunya pemaaf dan merawat ayahnya, meski ayah penuh kesalahan.