NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Shalawat/Wirid

Kumpulan artikel kategori Shalawat/Wirid

Menampilkan 12 artikel (Halaman 7 dari 8)
Hukum Baca Shalawat kepada Selain Nabi Muhammad
Shalawat/Wirid

Hukum Baca Shalawat kepada Selain Nabi Muhammad

Shalawat umumnya identik dengan Nabi Muhammad ﷺ. Meskipun, shalawat juga tak jarang diucapkan kepada nabi-nabi lain. Semisal ketika tahiyyat dalam shalat, umat Islam tak hanya bershalawat kepada Nabi Muhammad tapi juga bershalawat kepada Nabi Ibrahim ‘alaihissalam. Dengan demikian, shalawat hampir selalu dikaitkan dengan doa kepada nabi-nabi. Lantas bagaimana pendapat ulama soal membaca shalawat kepada selain para nabi?

Rumus ‘La ra la-Li ri li’ ala Mbah Kiai Nidzom agar Bacaan Shalawat Kita Benar
Shalawat/Wirid

Rumus ‘La ra la-Li ri li’ ala Mbah Kiai Nidzom agar Bacaan Shalawat Kita Benar

Banyak orang sering membaca shalawat dalam kehidupan sehari-harinya. Tetapi tidak setiap orang mengerti gramatika bahasa Arab sehingga sebagian dari mereka terkadang bingung atau salah dalam mengucapkan shalawat. Letak kesalahannya adalah tidak konsisten dalam mengucapkan harakat atau bunyi di antara ketiga ‘ain fi’il pada fi’il-fi’il di dalam shalawat itu.

Enam Kejelekan Orang yang Enggan Bershalawat saat Nama Nabi Disebut
Shalawat/Wirid

Enam Kejelekan Orang yang Enggan Bershalawat saat Nama Nabi Disebut

Di antara mereka ada yang berpendapat bahwa kewajiban membaca shalawat kepada Nabi adalah sekali dalam seumur hidup. Ada juga yang menyatakan bahwa kewajiban bershalawat adalah setiap kali melakukan shalat yakni pada saat tasyahud akhir. Sementara ulama yang lain menyebutkan bahwa kewajiban seorang muslim bershalawat kepada Nabi adalah manakala ia mendengar nama Rasulullah disebut baik oleh dirinya sendiri ataupun oleh orang lain. 

Ini Keutamaan Shalawat Nabi lewat Sebuah Tulisan atau Lukisan Kaligrafi
Shalawat/Wirid

Ini Keutamaan Shalawat Nabi lewat Sebuah Tulisan atau Lukisan Kaligrafi

Shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad SAW dapat dilakukan dengan pelbagai medium. Sebagian orang melisankannya melalui pengeras suara sebelum atau setelah azan. Sebagian lagi melisankannya di tengah aktivitas atau menemani anak usia balita tanpa pengeras suara. Ada santri dan pelajar madrasah yang menulis lafal shalawat pada kulit kitab, dinding, sehelai kertas, atau buku tulis, atau kanvas.

Kewajiban Membaca Shalawat Nabi bagi Tiap Mukmin
Shalawat/Wirid

Kewajiban Membaca Shalawat Nabi bagi Tiap Mukmin

“Para ulama telah sepakat bahwa bershalawat kepada Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam adalah wajib bagi setiap orang mukmin berdasarkan firman Allah: wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kalian kepadanya dan bersalamlah dengan sebenar-benarnya salam.” (Yusuf bin Ismail An-Nabhani, Afdlalus Shalawât ‘alâ Sayyidis Sâdât, Jakarta, Darul Kutub Islamiyah, 2004, hal. 12)