Keinginan untuk melakukan visualisasi tersebut tentu didasari dengan niat dan tujuan yang baik. Namun, permasalahannya tidak sebatas niat dan tujuan yang baik itu, tetapi berbagai kemungkinan lain juga perlu ditinjau. Sehingga upaya visualisasi ayat-ayat Al-Qurโan dalam berbagai aspeknya dapat ditinjau secara transparan untuk dapat ditentukan hukumnya.<>
Bagaimanakah hukum visualisasi penulisan ayat-ayat Al-Qurโan? Hukum visualisasi penulisan ayat-ayat Al-Qurโan adalah dengan rincian berikut ini.
Visualisasi tidak boleh dilakukan terhadap ayat-ayat, bila visualisasi tersebut bertentangan dengan syaraโ, membawa kemafsadatan dan dapat menimbulkan salah penafsiran, seperti visualisasi terhadap ayat-ayat tentang wujud Allah SWT, gambar Rasulullah SAW, muโasyaroh (berhubungan antara suami dan isteri), dan zina.
Ibnu Abbas RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa berkata mengenai ayat Al-Qurโan tanpa disertai ilmunya maka hendaknya ia menempati posisinya di neraka. (HR Tirmidzi)
Visualisasi boleh dilakukan terhadap ayat-ayat, bila visualisai tersebut membawa manfaat, misalnya dapat menambah pemahaman serta ingatan terhadap makna atau tafsir ayat-ayat yang divisualisasikan.
Visualisasi terhadap ayat-ayat tertentu yang dibolehkan sebagaimana di atas, tidak boleh bercampur dengan penulisan ayat-ayat dan harus ditempatkan terpisah bila ayat-ayat tersebut ada di dalam suatu mushaf Al-Qurโan agar tidak menyalahi praktek penulisan mushaf Al-Qurโan yang sejak Nabi SAW ditulis terpisah dari selainnya, dan tidak mengurangi kemuliaan Al-Qurโan.
Imam Baihaqi dalam kitab Syaโbul Iman, mengutip beberapa riwayat mengatakan, tidak boleh mencampur ayat Al-Qurโan dengan yang lainnya untuk mengagungkannya.
Bahwa makruh menuliskan Al-Qurโan dengan simbol-simbol ejaan arab atau menyingkat kalimat (beberapa kata) dengan satu kata saja. Para ulama memperingatkan, agungkanlah ayat Al-Qurโan, jangan dicampur dengan sesuatu yang lain. Juga makruh menuliskan Al-Qurโan dengan tinta emas. (Syaโbul Iman, Jilid 2, hal 547).
Terpopuler
1
Jadi Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Komitmen Tak Lupakan PWNU Jatim
2
Khutbah Jumat: Jangan Sampai Jabatan dan Harta Melalaikan Kita, Belajar dari Surah At-Takatsur
3
Kesaksian Ketua PCNU Jombang tentang Sosok Gus Kikin, Harap Rangkul Berbagai Kalangan di PBNU
4
Khutbah Jumat: Beberapa Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Kematian
5
Lima Gunung Api Berstatus Siaga, Aktivitas Anak Krakatau hingga Semeru Masih Terpantau
6
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
Terkini
Lihat Semua