Sifat Orang Beriman yang Disebutkan Rasulullah saw
Imam Al-Ghazali kemudian menyebutkan beberapa hadits yang mengaitkan hubungan erat keimanan dan akhlak terpuji.
Artikel dengan tag "Akhlak Terpuji"
Imam Al-Ghazali kemudian menyebutkan beberapa hadits yang mengaitkan hubungan erat keimanan dan akhlak terpuji.
Imam Al-Ghazali kemudian membawa riwayat Muttafaq Alaihi dari sahabat Anas ra yang mengisahkan perlakuan kasar seorang Badui terhadap Rasulullah saw.
Fudhail lebih menyukai bergaul dengan orang yang mulia akhlaknya meski bukan ahli ibadah, atau bahkan seorang pendosa.
Hadits ini diriwayatkan oleh Muttafaq Alaih dari sahabat Anas bin Malik ra. Hadits ini dikutip oleh Imam Al-Ghazali dalam rangka menjelaskan kesabaran atas perilaku yang tidak menyenangkan sebagai ujian terbesar husnul khuluq atau akhlak terpuji.
Orang yang berakhlak mulia bukan pelaknat, pencaci, pengutuk, pengadu domba/provokator, ahli ghibah, bersikap tergesa, pendengki, dan bersikap kikir. (Al-Ghazali, 2018 M/1439-1440 H: III/75).