Tanggung Jawab Ekologis Manusia Menurut Syekh Ali Jum’ah
Tanggung jawab ekologis manusia menurut Syekh Ali Jum’ah menegaskan peran manusia sebagai khalifah yang wajib menjaga, merawat, dan melestarikan bumi.
Artikel dengan tag "Ekologi"
Tanggung jawab ekologis manusia menurut Syekh Ali Jum’ah menegaskan peran manusia sebagai khalifah yang wajib menjaga, merawat, dan melestarikan bumi.
Nabi Muhammad SAW telah meneladankan gaya hidup hijau, yaitu hemat air, menanam pohon, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Islam menugaskan kita merawat bumi, bukan merusaknya.
Menanam pohon bukan hanya menjaga bumi, tapi menumbuhkan amal yang terus hidup bahkan ketika penanamnya telah tiada.
Islam ajarkan bahwa bumi bukan sekadar tanah kosong, dan eksploitasi alam berlebihan dilarang.
Islam, dalam Al-Qur'an dan hadits Nabi, melarang umatnya merusak alam. Berikut ayat Al-Qur'an yang menjelaskan larangan merusak lingkungan
Tobat ekologis menjadi urgen karena krisis ekologi yang kita hadapi saat ini mengancam masa depan umat manusia.
Pemuka agama perlu memopulerkan kesalehan lingkungan atau kesalehan ekologis, yaitu nilai kesalehan individu dari sikap ramah pada lingkungan.
Nabi Sulaiman membangun percakapan dengan tumbuhan dan pohon yang tumbuh di sekitar tempat shalatnya sebagaimana ia berdialog dengan hewan