Khutbah Jumat: Nisfu Sya’ban, Momen Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Ibadah
Khutbah Jumat kali ini mengajak jamaah untuk menjadikan bulan Sya'ban sebagai momentum untuk memperbaiki ibadah baik kualitas maupun kuantitas
Artikel dengan tag "Nisfu Syaban"
Khutbah Jumat kali ini mengajak jamaah untuk menjadikan bulan Sya'ban sebagai momentum untuk memperbaiki ibadah baik kualitas maupun kuantitas
Khutbah Jumat ini mengajak jamaah untuk melihat keistimewaan bulan Sya'ban, bulan mulia.
Khutbah Jumat kali ini berkaitan dengan rahasia dan keistimewaan malam Nisfu Sya'ban
Khutbah Jumat kali ini mengajak jamaah untuk merefleksikan bulan Sya'ban sebagai pintu gerbang bulan berikutnya, Ramadhan.
Shalawat juga memberikan banyak keutamaan atau keuntungan bagi pembacannya. Setidaknya, Sayid Muhammad bin Alawi bin Abbas al-Maliki al-Hasani dalam kitabnya yang berjudul Ma Dza fi Sya’ban menyebut 12 fadilahnya.
Sudah sepatutnya di bulan Syaban ini, umat Islam perlu untuk memperbanyak bershalawat kepada Nabi Muhammad saw.
Umat Islam pada malam Nisfu Sya’ban sangat dianjurkan untuk memperbanyak memohon ampunan kepada Allah swt atau beristighfar mengingat hadirnya pengampunan Allah swt di malam tersebut.
Pada malam ini dikenal sebagai salah satu malam yang memiliki banyak nama, dan masing-masing dari nama-nama itu memiliki keagungan dan kemuliaan tersendiri yang bisa diraih oleh umat Islam.
Sebagaimana berlaku umum, waktu-waktu mulia dalam Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, termasuk di antaranya malam Nisfu Syaban
Puasa Syaban adalah puasa yang dilakukan di bulan Syaban. Syaban adalah salah satu bulan istimewa, bulan yang dihormati dalam agama Islam.
Setelah Bulan terbelah menjadi dua dengan sangat jelas pada pertengahan Sya'ban itu, dan mereka saksikan secara langsung, apakah mereka semua beriman? Ternyata masih tidak.
Sebagaimana Allah menjadikan istimewa tempat-tempat tertentu, begitu juga dengan waktu, salah satunya Nisfu Sya’ban.