Jelang Pembukaan Munas-Konbes NU, Santri Al-Falah Ploso Berharap Pesantren Kian Maju
Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:30 WIB
Ilustrasi: santri Pesantren Al-Falah Ploso Kediri di arena Munas dan Konbes NU 2026. (Foto: dok NU Online)
Kediri, NU Online
Menjelang pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri, para santri menyambut pelaksanaan agenda tersebut dengan antusias. Selain merasa bangga karena pesantrennya menjadi tuan rumah mereka juga berharap forum tersebut dapat menghasilkan berbagai keputusan yang bermanfaat bagi kemajuan pesantren dan dunia pendidikan Islam.
Santri Al-Falah Ploso, Ali Imron Depratama mengaku bangga karena pesantrennya dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan salah satu agenda penting Nahdlatul Ulama yang akan dihadiri pengurus dan tokoh NU dari berbagai daerah di Indonesia.
"Saya sangat bangga, sangat antusias sebagai santri dalam acara Munas dan Haul Akbar di sini," ujarnya saat ditemui NU Online di Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kediri, Sabtu (20/6/2026).
Antusiasme serupa juga dirasakan Husni Mubarok. Menurutnya, para santri telah terlibat dalam berbagai persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan, mulai dari membantu kebutuhan konsumsi hingga mendukung berbagai rangkaian acara yang akan berlangsung di lingkungan pesantren.
"Kita sangat berantusias dalam rangkaian acara kali ini," katanya.
Husni menilai penyelenggaraan Munas-Konbes NU di Al-Falah Ploso menjadi kebanggaan tersendiri bagi para santri. Ia berharap forum tersebut dapat menghasilkan kebijakan yang memberikan dampak positif bagi perkembangan pesantren di Indonesia.
"Ya saya melihat acara yang akan dibuka pada hari ini, saya sangat bangga acara Munas dan Konbes NU ini bisa diadakan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso ini. Kami sangat bangga pada NU, dan mudah-mudahan NU selamanya tetap jaya," ujarnya.
Menurut Husni, pesantren memiliki peran penting dalam pendidikan dan pembinaan generasi muda. Karena itu, ia berharap hasil pembahasan Munas-Konbes dapat semakin memperkuat keberadaan pesantren serta meningkatkan kualitas pendidikan santri.
"Mudah-mudahan NU bisa merangkul pesantren-pesantren dan membuat pesantren menjadi lebih baik, sehingga santri-santri dan para kiai semakin unggul. Mudah-mudahan NU semakin jaya dan semakin sukses," katanya.
Pesantren Libatkan Santri Sambut Munas-Konbes
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Hasbullah Abdul Hamid mengatakan pihak pesantren telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari untuk menyambut pelaksanaan Munas-Konbes NU 2026.
Menurutnya, sejumlah kegiatan madrasah dan kepesantrenan telah disesuaikan agar pelaksanaan agenda NU tersebut dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas belajar para santri.
"Dari jauh-jauh hari kami memang sudah menata berbagai kegiatan, baik kegiatan madrasah maupun kegiatan pondok, termasuk pengajian dan jamaah, agar semuanya dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Hasbullah menjelaskan bahwa santri juga dilibatkan dalam berbagai persiapan teknis. Sebagian membantu kepanitiaan, sementara lainnya mendukung pelayanan bagi para tamu yang datang ke pesantren.
"Kami menginstruksikan kepada seluruh santri untuk ikut menyukseskan acara, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kami juga selalu mengingatkan agar para santri memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang hadir," katanya.
Harap Hasil Munas-Konbes Perkuat Pesantren
Sebagai tuan rumah, keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah Ploso menyambut pelaksanaan Munas-Konbes NU dengan penuh kebanggaan. Hasbullah berharap forum tersebut dapat melahirkan berbagai keputusan yang membawa manfaat bagi pesantren di seluruh Indonesia.
"Respon kami dari para pengurus ataupun keluarga besar sangat bangga karena ditunjuk sebagai tuan rumah acara sebesar Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama," ujarnya.
Ia berharap isu-isu yang berkaitan dengan pengelolaan dan penguatan pesantren mendapat perhatian dalam pembahasan Munas-Konbes. Menurutnya, pesantren saat ini menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan dukungan dan pengawalan bersama.
"Kami memiliki harapan besar agar hasil keputusan yang dihasilkan nanti memberikan manfaat besar bagi pondok pesantren. Salah satunya terkait penguatan tata kelola pesantren dan berbagai persoalan yang dihadapi pesantren saat ini," katanya.
Hasbullah juga berharap pembahasan dalam Munas-Konbes dapat memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang belakangan menjadi sorotan publik, termasuk upaya menjaga lingkungan pesantren yang aman dan nyaman bagi para santri.
Munas dan Konbes NU 2026 menjadi bagian dari rangkaian Haul Akbar Pondok Pesantren Al-Falah Ploso yang setiap tahun dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Selain menjadi momentum konsolidasi organisasi, kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah dan pembinaan masyarakat.