Kultum Ramadhan: Meraih Rahmat, Ampunan, dan Surga di Bulan Mulia
Khultum Ramadhan: Meraih Rahmat, Ampunan, dan Surga di Bulan Mulia. Ramadhan memiliki sejumlah keutamaan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan pada umumnya.
Temukan semua artikel keislaman terbaru
Khultum Ramadhan: Meraih Rahmat, Ampunan, dan Surga di Bulan Mulia. Ramadhan memiliki sejumlah keutamaan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan pada umumnya.
Kultum Ramadhan: Menghargai Perbedaan Rakaat Tarawih
Urgensi Penguasaan Ilmu Kesehatan untuk Hadapi Ancaman Senjata Biologis dan Kimia.
5 faedah mengonsumsi makanan halal.
Alasan Imam al-Subki : (لان الحساب قطعي والرؤية ظنية) untuk menolak rukyat ketika bertentangan dengan hisab perlu digarisbawahi kemudian ditarik ke kondisi saat ini di mana ilmu astronomi modern telah begitu maju dan akurasinya benar-benar meyakinkan (قطعي).
Doa Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Sebagai milenial, kabar gembira ini tak boleh dilewatkan begitu saja. Suka cita sambut Ramadhan dengan dibukanya kegiatan di masjid harus disambut dengan riang gembira. Berikut ini tips menyambut Ramadhan yang bisa dilakukan oleh milenial:
Perlu diketahui, mandi wajib bukan merupakan keharusan menjelang bulan Ramadhan. Sebab, mandi wajib hanya diharuskan bagi orang berhadats besar yang hendak melakukan ibadah yang memang disyaratkan demikian seperti shalat lima waktu dan tawaf, sedangkan puasa tidak termasuk.
Materi khutbah Jumat ini mengingatkan kepada kita untuk senantiasa memaksimalkan ibadah di bulan suci Ramadhan.
Materi khutbah Jumat ini menegaskan bahwa cinta tanah air bukan saja punya dalil tapi juga diteladankan langsung oleh Rasulullah. Cinta tanah air adalah asas bagi bangunan peradaban sebuah negeri yang tak boleh diabaikan begitu saja.
Naskah khutbah Jumat kali ini mengajak kepada kita untuk mengingat kembali perihal pentingnya menerapkan akhlak mulia dalam menyambut Ramadhan. Dengan ini diharapkan, kita dapat meneruskan akhlak mulia itu selama Ramadhan sehingga terbiasa di masa setelahnya.
bagaimana syariat menyikapi ikan lele yang diberi pakan berupa bangkai dan kotoran tinja? Apakah hukumnya tetap halal mengingat lele merupakan bagian dari ikan, atau hukumnya haram karena faktor memakan benda yang najis?