Jangan-jangan Kita Belum Beriman?
"Demi Allah, belum beriman (dengan sempurna) seorang hamba hingga ia mencintai tetangganya seperti ia mencintai dirinya sendiri." [HR Imam Bukhari dan Imam Muslim]
Temukan semua artikel keislaman terbaru
"Demi Allah, belum beriman (dengan sempurna) seorang hamba hingga ia mencintai tetangganya seperti ia mencintai dirinya sendiri." [HR Imam Bukhari dan Imam Muslim]
Untuk sembahyang Dhuha, para ulama mengajarkan kita doa khusus. Doa ini dianjurkan dibaca sesudah sembahyang Dhuha. Keterangan perihal doa sembahyang Dhuha ini bisa ditemukan di kitab I‘anatut Thalibin.
”Biarkanlah aku terhadap apa yang aku tinggalkan kepada kalian. Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa karena pertanyaan dan penentangan mereka kepada nabi-nabi mereka. Jika aku memerintahkan sesuatu kepada kalian, kerjakan semampu kalian. Dan jika aku melarang sesuatu pada kalian, tinggalkanlah," sabda Nabi.
Usaha yang keras adalah kunci tercapainya sebuah cita-cita. Kata “pasti” di sini bukan hendak mendahului takdir Tuhan, melainkan wujud keyakinan yang kuat bahwa kesuksesan bermula dari keseriusan.
Ketika undangan ceramah ternyata bersamaan dengan jadwal ngajar di pesantren, Kiai Bisri selalu berkata kepada mereka dengan terang-terangan bahwa beliau dengan terpaksa menolak karena tidak mau mengecewakan para santri yang sudah dititipkan orang tuanya kepadanya yang pada saat bersamaan mereka berhak mendapatkan pelajaran.
Memperlihatkan aurat kepada lawan jenis dibolehkan selama keduanya sudah sah menjadi suami-istri. Apabila belum menikah, baik laki-laki maupun perempuan diwajibkan menutup aurat. Penutupan aurat ini bertujuan agar kehormatan manusia terjaga dan terlindungi. Tetapi bagaimana dengan alat vital pasangan?
Yang kami ketahui sejak kecil, babi adalah hewan yang diharamkan termasuk juga kulit maupun tulangnya. Tetapi saya agak kebingunan ketika tetangga baik kami yang non-Muslim menyanggah bahwa yang diharamkan dalam Al-Qur`an adalah daging babi, bukan kulitnya. Mohon keterangannya.
Jangan sampai ayam lebih pandai darimu. Ia berkokok di pagi buta sementara engkau masih tidur terlelap. [Nasihat Luqman al-Hakim kepada anaknya, dalam Ayyuhal Walad karya Abu Hamid Al-Ghazali]
Kenapa Allah mengutus utusan yang membawa risalah ke bumi itu berwujud manusia, tidak dari golongan malaikat? Karena jika malaikat yang diutus, manusia tidak mampu mengambil pelajaran secara nyata dalam sisi keteladanan berperilaku kepada Allah ta’ala atau adab antarsesama manusia.
Lupa itu sangat manusiawi. Demikian halnya dengan ragu. Karena keduanya kadang hinggap begitu saja di luar dugaan dan datangnya tak dikehendaki. Dalam konteks sembahyang tasbih, ulama memberikan arahan secara teknis bagi mereka yang lupa atau ragu dalam membaca tasbih.
Di antara ibadah yang disunahkan Rasulullah ialah shalat witir. Saking tegasnya, sebagian ulama mewajibkan shalat witir seperti madzhab Hanafi. Beberapa orang sahabat seperti Abu Hurairah dan Abu Dzar diwasiatkan oleh Nabi SAW agar tidak meninggalkan shalat witir.
Berbeda dari Kiai Arif Madani yang identik dengan amarah, dan suara yang menggelegar. Oleh karenanya para santri sahabat-sahabat saya waktu dulu, jangankan mendengar suara beliau berbicara, mendengar suara sandal atau bangkiaknya saja sudah lari terbirit-birit.