Khutbah Idul Fitri 1446 H: Mengupayakan Stabilitas Perekonomian untuk Bekal Akhirat
Khutbah Idul Fitri ini mengajak jamaah untuk mengupayakan stabilitas perekonomian untuk bekal kehidupan akhirat.
Kumpulan artikel kategori Keislaman
Khutbah Idul Fitri ini mengajak jamaah untuk mengupayakan stabilitas perekonomian untuk bekal kehidupan akhirat.
Menjadi hamba yang jerih payah ibadah puasanya diterima merupakan tujuan utama dalam bulan Ramadhan.
Khutbah Idul Fitri ngajak umat kanggo nambahake takwa sakwisé puasa Ramadhan, ngluhuraké sifat becik lan ningkataké amal ibadah.
Khutbah Idul Fitri ini mengajak jamaah untuk menjaga lisan saat silaturahim lebaran dengan tidak berkata atau bertanya yang bisa menyakiti orang lain.
Tugas kita selanjutnya bukan sekadar menjaga kebaikan pada bulan Ramadhan, melainkan juga tetap kontinu pada bulan-bulan setelahnya.
Mereka yang menghidupkan malam Hari Raya dengan ibadah, hatinya akan tetap hidup pada hari ketika hati-hati orang lain telah mati.
Idul Fitri adalah momen kembali suci setelah latihan kesabaran dan ketakwaan selama Ramadhan.
Ramadhan akan berakhir, namun semangat ibadah harus terus menggebu. Pelajari cara menjaga istiqamah dalam ibadah sepanjang tahun.
Temokake pratandha sukses ing wulan Ramadhan, sinau cara ngukur keberhasilan ibadah lan semangat spiritualmu.
Ramadhan bukan hanya menahan lapar, tetapi momen untuk melatih akhlak, menjaga lisan, dan memperbaiki perilaku di dunia maya.
Khutbah Jumat Bahasa Sunda ini menjelaskan tentang merasa dekat dengan Allah menjadi kunci kebahagiaan kelak di akhirat.
Ramadhan mengajarkan kebersamaan dalam ibadah. Nilai ini bisa dijaga dalam rutinitas keluarga untuk menciptakan keharmonisan sepanjang tahun.