Peringati Haul Mbah Dimyathi, Pengasuh Pesantren Tremas KH Fuad Ajak Santri Teladani Kiprahnya
NU Online ยท Jumat, 4 Agustus 2023 | 09:30 WIB
Pacitan, NU Online
Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan menggelar haul almaghfurlah KH Muhammad Dimyathi, Nyai Hj Qibthiyyah Habib, dan Nyai Hj Widad Habib pada Rabu (2/8/2023) malam. Kegiatan diawali dengan semaan Al-Qur'an bil ghoib atau khataman Al-Qur'an dengan hafalan yang diikuti seluruh santri.
Pengasuh Pondok Tremas, KH Fuad Habib Dimyathi berharap santri bisa meneladani kiprah Kiai Dimyathi. Menurutnya, para santri harus bertindak dan berperilaku baik yang tidak menyalahi syariat.
โSaya harap kita semua, ayo ber-ahwaliah dan aqwaliyah yang membuat beliau bangga terhadap putra-putri seperti kita. Kita juga berharap beliau bangga melihat wajah-wajah kalian para santri Tremas,โ katanya.
Kiai Fuad menyampaikan, bahwa Kiai Dimyathi itu dimakamkan di Maqbaroh Gunung Lembu yang letaknya sekitar 400 meter dari lingkungan pondok. Tetapi ayah Mbah Dimyathi itu dimakamkan di Ma'la, Makkah.
โAbah Mbah Dimyathi makamnya di Makkah, di Ma'la, yaitu Mbah Abdullah. Termasuk putranya Mbah Abdullah yang pertama yaitu Syekh Mahfudz itu juga dimakamkan di Makkah. Kalau Mbah Dimyathi bin Abdullah bin Abdul Mannan bin Dipomenggolo dimakamkan di Maqbarah Gunung Lembu. Yang antum setiap pagi, sore, bahkan malam ke sana ziarah itu,โ jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan banyak santri Kiai Dimyathi yang menjadi orang yang hebat. Bahkan, mayoritas masyayikh se-Pulau Jawa adalah santri Kiai Dimyathi.
โKonon si mbah meninggalnya sekitar tahun 1930-an. Hampir 99 persen santri beliau menjadi orang yang luar biasa. Dari Banyuwangi ada KH Mukhtar Syafa'at (Pendiri Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi), ada simbahnya KH As'ad Syamsul Arifin, kemudian Mbah Hamid Pasuruan," ucappnya.
"Terus ada lagi muridnya yaitu pendiri Gontor, ada lagi simbahnya KH Hamim Thohari Djazuli atau Gus Miek, kalau di Jogja ada guru saya KH Ali Maksum, ada lagi KH Muntaha al-Hafizh, Kalibeber, Wonosobo, dan banyak sekali. Rata-rata masyayikh se Jawa ini adalah santri Mbah Dimyathi,โ imbuhnya.
Kontributor: Anwar Sanusi
Terpopuler
1
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
2
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
3
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
6
Enam Ruko di Lokasi Pembukaan Muktamar Ke-35 NU Dibongkar, Pedagang Dapat Kompensasi
Terkini
Lihat Semua