Khutbah Iุงูููุญูู
ูุฏู
ูููููููุ ุงูููุญูู
ูุฏู ููููููู ุงููู
ููููู ุงููููุฏููููุณู ุงูุณููููุงู
ูุ ุงูููุฐููู
ู
ูููู ุนูููููููุง ุจูููุนูู
ูุฉู ุงููุฅูููู
ูุงูู ููุงููุฅูุณูููุงู
ูุ ููุฅููููููู
ููุนูููุฏู ุฌูู
ูููุนู ุตูููุงุชู ุงูุณูููุงูู
ูุ ุงูููููููู
ูู ููุตูููู ููุณููููู
ู
ููุชูุฑูุญููู
ู ููุชูุญูููููู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ููููุจููููููุง ู
ูุญูู
ููุฏู ุงูููุฐูู
ุงุตูุทูููู ุฑูุจูููู ุนูููู ุณูุงุฆูุฑู ุงููุนูุฑูุจู ููุงููุนูุฌูู
ูุ ููุนูููู ุขูููู
ููุตูุญูุจููู ุงูููุฐููููู ููู
ู ู
ูุตูุงุจูููุญู ุงููููููุงูููู ููุงููุงูุธูููุงู
ูุ
ููุนูููู ุฌูู
ูููุนู ู
ููู ุชูุจูุนูููู
ู ุจูุฅูุญูุณูุงูู ุฅูููู ููููู
ู ุงููููููุงู
ู.
ููุงูู ุงูููู ุชูุนูุงููู ูููู ููุชูุงุจููู ุงููููุฑูููู
ูุ ุจูุณูู
ู ุงูููู
ุงูุฑููุญูู
ููู ุงูุฑููุญูููู
ูุ ุฅููููู
ูุง ุงููู
ูุคูู
ูููููู ุฅูุฎูููุฉู ููุฃูุตูููุญููุง
ุจููููู ุฃูุฎูููููููู
ู ููุงุชูููููุง ุงูููููู ููุนููููููู
ู ุชูุฑูุญูู
ูููู. ููููุงูู
ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ูููู ุตูุญูููุญู ุงููุจูุฎูุงุฑููู
"ุงููู
ูุณูููู
ู ู
ููู ุณูููู
ู ุงููู
ูุณูููู
ูููู ู
ููู ููุณูุงูููู ููููุฏูููุ ุงูุญุฏูุซ.
ุงู
ุง ุจุนุฏ
ููููุง ุนูุจูุงุฏ ูุงููููุ ุงูููุตูููููู ููููุณููู ููุฅููููุงููู
ู ุจูุชูููููู ุงููููุ ููููุฏู ููุงุฒู ุงููู
ูุชููููููููุ ุงูู
ููุง ุจูุนูุฏู
Hadirin, Jama'ah Jum'ah yang berbahagia
Pada
kesempatan kali ini, saya berwasiat kepada diri saya pribadi dan
hadirin sekalian, marilah kita tingkatkan takwa kita kepada Allah Ta'ala
dengan selalu berusaha menjalankan perintahNya serta selalu berusaha
menjauhi segala hal yang dilarang olehNya. Dengan begitu kita akan
memperoleh kebahagian, keberuntungan baik di dunia maupun di akhirat
kelak. amin.
Hadirin,
hafidhakumullah,
Kita
sekarang sedang hidup di zaman yang serba diliputi fitnah dalam segala
aspek. Fitnah yang dimaksud di sini adalah ujian-ujian yang tidak
tingan. Manusia satu melukai manusia yang lain. Sesama manusia saling
mencederai. Sesama muslim, menyakiti. Menyakiti tidak terbatas pada luka
tubuh yang lahir, namun luka hati. Banyak orang yang mengoyak
ketenteraman saudaranya.
Jauh-jauh hari, empat belas abad silam,
Rasulullah SAW mengingatkan tentang singgungan ketentraman kehidupan
bersama sebagai berikut:
ุงููู
ูุณูููู
ู
ู
ููู ุณูููู
ู ุงููู
ูุณูููู
ูููู ู
ููู ููุณูุงูููู ููููุฏููู ููุงููู
ูููุงุฌูุฑู ู
ููู
ููุฌูุฑู ู
ูุง ููููู ุงูููููู ุนูููููุ (ุตุญูุญ ุงูุจุฎุงุฑู - (ุฌ 1 / ุต 15)
Pemeluk
agama Islam adalah orang yang orang-orang muslim lainnya menjadi
selamat dari (perbuatan buruk) lisan dan tangannya. Sedangkan orang
berhijrah adalah orang yang meninggalkan segala larangan Allah.
Ada pula hadits shahih yang diriwayatkan oleh Anas ibn Malik dari Rasulullah SAW bersabda
ุงููู
ูุคูู
ูู ู
ููู ุฃูู
ููููู ุงููููุงุณ
โOrang yang beriman adalah orang di mana manusia lain merasa aman darinya.โ
Dari
kedua hadits di atas, setidaknya kita dapat mengambil pemahaman, bahwa
baik antara definisi orang muslim maupun mukmin mempunyai dasar aspek
yang sama. Selain mereka harus memenuhi kewajiban menjaga hubungan
vertikal (hablun min Allah), juga harus menjaga baik hubungan horizontal
(hablun min annas) dengan sebaik mungkin.
Artinya, sebaik apa
pun dia melakukan ibadah mahdlah, namun jika dia selalu merugikan orang
lain, mengecewakan sesama, menyakiti oran-orang di sekitarnya, maka iman
Islamnya orang itu belum sempurna. Sehebat apa pun orang beribadah,
jika ia merugikan orang, berarti ia termasuk orang yang rugi.
Ada sebuah hadits yang diriwayatkan dalam shahih muslim. Suatu ketika Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat:
ุฃูุชูุฏูุฑูููู ู
ูุง ุงููู
ูููููุณู
"Tahukah kalian, siapa orang yang merugi itu?" Tanya Nabi.
Para sahabat lalu menjawab:
ุงููู
ูููููุณู ูููููุง ู
ููู ููุง ุฏูุฑูููู
ู ูููู ููููุง ู
ูุชูุงุนู
โOrang yang merugi di antara kita adalah orang yang tak mempunyai dirham (uang) dan tidak mempunyai harta benda.โ
Mendengar jawaban demikian, Rasulullah kemudian menjelaskan:
ุฅูููู ุงููู
ูููููุณู ู
ููู ุฃูู
ููุชูู ููุฃูุชูู ููููู
ู ุงููููููุงู
ูุฉู ุจูุตูููุงุฉู ููุตูููุงู
ู ููุฒูููุงุฉู
โSesungguhnya
orang yang merugi adalah dari umatku adalah orang yang datang besok
pada hari kiamat, sedang ia membawa pahala shalat, pahala puasa, pahala
zakat.โ
ููููุฃูุชูู ููุฏู ุดูุชูู
ู ููุฐูุง ููููุฐููู ููุฐูุง ููุฃููููู ู
ูุงูู ููุฐูุง ููุณููููู ุฏูู
ู ููุฐูุง ููุถูุฑูุจู ููุฐูุง
โNamun
ia juga datang dengan amalan mencaci ini, menuduh ini, makan hartanya
orang ini, mengalirkan darahnya orang ini, memukul orang ini.โ
ย ููููุนูุทูู ููุฐูุง ู
ููู ุญูุณูููุงุชููู ููููุฐูุง ู
ููู ุญูุณูููุงุชููู
โNah,
kemudian pahala kebaikan orang yang ini pun akan diberikan kepada orang
yang ini, orang yang ini pahalanya diberikan kepada orang ini.โ
ููุฅููู
ููููููุชู ุญูุณูููุงุชููู ููุจููู ุฃููู ููููุถูู ู
ูุง ุนููููููู ุฃูุฎูุฐู ู
ููู
ุฎูุทูุงููุงููู
ู ููุทูุฑูุญูุชู ุนููููููู ุซูู
ูู ุทูุฑูุญู ููู ุงููููุงุฑู
โApabila
pahalanya yang dibuat menebus sudah habis, dosa dari orang yang
dizalimi akan diberikan kepada orang ini. Lalu, dimasukkanlah ia ke
dalam api neraka.โ
Hadirin!
Hadits di atas jelas
menjelaskan bahwa kita tidak boleh sembrono dalam hubungan kepada siapa
saja. Jangan-jangan ibadah malam kita, puasa kita, sedekah kita ataupun
apa pun amal yang sudah capai kila jalankan, susah payah kita kumpulkan
di dunia, akhirnya kita tidak dapat mengunduhnya di akhirat kelak. Hanya
gara-gara habis dibuat menebus kesalahan-kesalahan kepada saudara kita.
Na'udzu billah min dzalik.
Rasulullah
memberikan istilah orang yang mempunyai model seperti di atas dengan
sebutan orang yang merugi. Maksud rugi, karena dia menanam, namun tidak
mengunduh.
Hadirin,
hafidhakumullah,
Selain
dalam hadits, pada Al-Qur'an juga banyak dijelaskan tentang bagaimana
kita perlu menjaga harmoni dengan baik serta harus kita rawat sejak dari
alam pikiran kita, hingga aksi dunia nyata.
Menjaga kebaikan dari alam pikiran ini tampak dari ayat firman Allah SWT
ููุง
ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ุงุฌูุชูููุจููุง ููุซููุฑูุง ู
ููู ุงูุธููููู ุฅูููู
ุจูุนูุถู ุงูุธููููู ุฅูุซูู
ู ููููุง ุชูุฌูุณููุณููุง ููููุง ููุบูุชูุจู ุจูุนูุถูููู
ู
ุจูุนูุถูุง ุฃูููุญูุจูู ุฃูุญูุฏูููู
ู ุฃููู ููุฃููููู ููุญูู
ู ุฃูุฎูููู ู
ูููุชูุง
ููููุฑูููุชูู
ูููู ููุงุชูููููุง ุงูููููู ุฅูููู ุงูููููู ุชููููุงุจู ุฑูุญููู
ูย
Artinya:
โHai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka
(kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah
mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama
lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya
yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan
bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi
Maha Penyayang.โ (QS al-Hujarat: 12)
Ayat lain menyebutkan:
ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ููุง ุชูุจูุทููููุง ุตูุฏูููุงุชูููู
ู ุจูุงููู
ูููู ููุงููุฃูุฐููย ... ุงูุขูุฉ
Artinya:
โHai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala)
sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si
penerima).โ (QS. Al Baqarah: 264)
Serta masih banyak keterangan
lain yang menyatakan di mana kita dilarang menyakiti atau merampas hak
orang lain dengan tanpa jalan yang dibenarkan oleh syariat Islam. Hal
ini cukup berbahaya bagi keberlangsungan kita di hari kiamat kelak.
Dalam
era media sosial seperti sekarang ini, orang sangat mudah mengumpat,
mencaci, mencibir, melontarkan kalimat sampah serapah dengan tanpa tatap
muka secara langsung atau bahkan kepada orang yang belum dan tidak akan
pernah bertemu sama sekali di dunia ini. Tapi kita perlu waspada dan
hati-hati, jangan-jangan orang yang dulunya kita hina di medsos, di
akhirat, ia menjadi ganjalan yang menghalangi kita masuk surga, naudzu
billah min dzalik.
Mari kita mawas diri, instrospeksi diri kita
masing-masing. Sejak dalam pikiran, kita jangan berburuk sangka, dalam
mulut jangan berkata yang menyakiti orang lain, tangan, mata, kaki dan
anggota kita, mari kita berusaha menjaganya dari menyakiti sesama supaya
kita hidup bermasyarakat yang baik dalam bingkai harmoni yang terawat.
Mari kita ingat, bagaimanapun mereka adalah saudara kita yang perlu kita jaga bersama supaya kita kuat dan tidak mudah roboh.
ุฅููููู
ูุง ุงููู
ูุคูู
ูููููู ุฅูุฎูููุฉู ููุฃูุตูููุญููุง ุจููููู ุฃูุฎูููููููู
ู ููุงุชูููููุง ุงูููููู ููุนููููููู
ู ุชูุฑูุญูู
ูููู.
Sesungguhnya
orang-orang yang beriman merupakan saudara. Perbaikilah kalian antara
saudara kalian. Dan bertakwalah supaya kalian dibelaskasihani.
Hadirin ....
Kesimpulan
yang dapat kita ambil pada kesempatan kali ini adalah pertama, kita,
selain dituntut untuk berhubungan baik kepada Allah, kita juga harus
memperbaiki hubungan antarsesama. Kedua, orang ahli ibadah, jika selalu
merugikan orang lain, baik merugikan melalui lisan atau tindakan, mulai
dari mencaci, mencuri, dan lain sebagainya, jika di dunia ini tidak
diselesaikan, pada hari kiamat kelak, ia akan dimintai perhitungan oleh
Allah SWT. Jangan-jangan itu bisa menjadikan rugi dari tanaman amal baik
kita selama di dunia.
Semoga kita dan keluarga kita benar-benar dijaga oleh Allah SWT, amin ya
rabbal alamin.
ุจูุงุฑููู
ุงูููู ูููู ููููููู
ู ููู ุงููููุฑูุขูู ุงููุนูุธูููู
ูุ ููููููุนูููู ููุฅูููุงููู
ู
ุจูุงููุขููุงุชู ููุงูุฐููููุฑู ุงููุญูููููู
ูุ ุฅูููููู ูููู ุงููุจูุฑูู ุงูุฑููุคููููู
ุงูุฑููุญูููู
ู.
ุงูุนูููุฐู ุจูุงูููู
ู
ููู ุงูุดููููุทููู ุงูุฑููุฌูููู
ู ุ ููููุฏู ุฌูุงุกูููู
ู ุฑูุณููููู ู
ููู
ุงูููููุณูููู
ู ุนูุฒูููุฒู ุนููููููู ู
ูุง ุนูููุชููู
ู ุญูุฑูููุตู ุนูููููููู
ู
ุจูุงููู
ูุคูู
ููููููู ุฑูุคููููู ุฑูุญูููู
ู. ูููููู ุฑููุจู ุงุบูููุฑู ููุงุฑูุญูู
ู
ููุงูููุชู ุฎูููุฑู ุงูุฑููุงุญูู
ููููู.
Khutbah IIุงูููุญูู
ูุฏู
ูููู ุนูููู ุฅูุญูุณูุงูููู ููุงูุดููููุฑู ูููู ุนูููู ุชููููููููููู
ููุงูู
ูุชูููุงูููู. ููุงูุดูููุฏู ุงููู ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ุงูููู ููุงูููู
ููุญูุฏููู ูุงู ุดูุฑููููู ูููู ููุงูุดูููุฏู ุงูููู ุณููููุฏูููุง ู
ูุญูู
ููุฏูุง
ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููู ุงูุฏููุงุนูู ุฅูููู ุฑูุถูููุงูููู. ุงููููู
ูู ุตูููู ุนูููู
ุณููููุฏูููุง ู
ูุญูู
ููุฏู ููุนูููู ุงููููู ููุงูุตูุญูุงุจููู ููุณููููู
ู ุชูุณูููููู
ูุง
ููุซููุฑูุง ุงู
ููุง ุจูุนูุฏู : ูููุงู ุงููููููุง ุงููููุงุณู ุงูุชูููููุง ุงูููู ููููู
ูุง
ุงูู
ูุฑู ููุงููุชูููููุง ุนูู
ููุง ูููููุ ููุงุนูููู
ูููุง ุงูููู ุงูููู ุงูู
ูุฑูููู
ู
ุจูุงูู
ูุฑู ุจูุฏูุฃู ูููููู ุจูููููุณููู ููุซููููู ุจูู
ููุข ุฆูููุชููู ุจูููุฏูุณููู
ููููุงูู ุชูุนุงูููู ุฅูููู ุงูููู ููู
ููุขุฆูููุชููู ููุตูููููููู ุนูููู ุงููููุจูู
ูุข ุงููููููุง ุงูููุฐููููู ุขู
ูููููุง ุตููููููุง ุนููููููู ููุณููููู
ูููุง
ุชูุณูููููู
ูุง. ุงููููู
ูู ุตูููู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู
ูุญูู
ููุฏู ุตููููู ุงูููู
ุนููููููู ููุณููููู
ู ููุนูููู ุขูู ุณููููุฏููุงู ู
ูุญูู
ููุฏู ููุนูููู ุงูููุจููุขุฆููู
ููุฑูุณููููู ููู
ููุขุฆูููุฉู ุงููู
ูููุฑููุจููููู ููุงุฑูุถู ุงูููููู
ูู ุนููู
ุงููุฎูููููุงุกู ุงูุฑููุงุดูุฏููููู ุงูุจูู ุจูููุฑูููุนูู
ูุฑ ููุนูุซูู
ูุงู ููุนูููู
ููุนููู ุจููููููุฉู ุงูุตููุญูุงุจูุฉู ููุงูุชููุงุจูุนููููู ููุชูุงุจูุนูู ุงูุชููุงุจูุนููููู
ููููู
ู ุจูุฅูุญูุณูุงูู ุงููููููููู
ู ุงูุฏูููููู ููุงุฑูุถู ุนููููุง ู
ูุนูููู
ู
ุจูุฑูุญูู
ูุชููู ููุง ุงูุฑูุญูู
ู ุงูุฑููุงุญูู
ููููู ุงูููููู
ูู ุงุบูููุฑู
ููููู
ูุคูู
ููููููู ููุงููู
ูุคูู
ูููุงุชู ููุงููู
ูุณูููู
ููููู ููุงููู
ูุณูููู
ูุงุชู
ุงููุงูุญููุขุกู ู
ูููููู
ู ููุงููุงูู
ูููุงุชู ุงููููู
ูู ุงูุนูุฒูู ุงููุฅูุณููุงูู
ู
ููุงููู
ูุณูููู
ููููู ููุฃูุฐูููู ุงูุดููุฑููู ููุงููู
ูุดูุฑููููููู ููุงููุตูุฑู
ุนูุจูุงุฏููู ุงููู
ูููุญููุฏููููุฉู ููุงููุตูุฑู ู
ููู ููุตูุฑู ุงูุฏูููููู ููุงุฎูุฐููู
ู
ููู ุฎูุฐููู ุงููู
ูุณูููู
ููููู ูู ุฏูู
ููุฑู ุงูุนูุฏูุงุกูุงูุฏูููููู ููุงุนููู
ููููู
ูุงุชููู ุฅูููู ููููู
ู ุงูุฏูููููู. ุงููููู
ูู ุงุฏูููุนู ุนููููุง ุงููุจููุงูุกู
ููุงููููุจูุงุกู ููุงูุฒูููุงูุฒููู ููุงููู
ูุญููู ููุณูููุกู ุงููููุชูููุฉู ููุงููู
ูุญููู
ู
ูุง ุธูููุฑู ู
ูููููุง ููู
ูุง ุจูุทููู ุนููู ุจูููุฏูููุง ุฅูููุฏููููููุณููููุง
ุฎุขุตููุฉู ููุณูุงุฆูุฑู ุงููุจูููุฏูุงูู ุงููู
ูุณูููู
ููููู ุนุขู
ููุฉู ููุง ุฑูุจูู
ุงููุนูุงููู
ููููู. ุฑูุจููููุง ุขุชููุงู ููู ุงูุฏููููููุง ุญูุณูููุฉู ููููู ุงููุขุฎูุฑูุฉู
ุญูุณูููุฉู ููููููุง ุนูุฐูุงุจู ุงููููุงุฑู. ุฑูุจููููุง ุธูููู
ูููุง ุงูููููุณูููุง
ููุฅููู ููู
ู ุชูุบูููุฑู ููููุง ููุชูุฑูุญูู
ูููุง ููููููููููููู ู
ููู
ุงููุฎูุงุณูุฑููููู. ุนูุจูุงุฏูุงูููู ! ุฅูููู ุงูููู ููุฃูู
ูุฑูููุง ุจูุงููุนูุฏููู
ููุงููุฅูุญูุณูุงูู ููุฅูููุชุขุกู ุฐูู ุงููููุฑูุจูู ููููููููู ุนููู ุงููููุญูุดุขุกู
ููุงููู
ูููููุฑู ููุงููุจูุบูู ููุนูุธูููู
ู ููุนููููููู
ู ุชูุฐููููุฑููููู
ููุงุฐูููุฑููุงุงูููู ุงููุนูุธูููู
ู ููุฐูููุฑูููู
ู ููุงุดูููุฑููููู ุนูููู ููุนูู
ููู
ููุฒูุฏูููู
ู ููููุฐูููุฑู ุงูููู ุงูููุจูุฑู
(Ahmad Mundzir)