Nasional

Karhutla Kembali Melanda Lampung dan Bangka Belitung, Lebih dari 83 Hektare Lahan Terbakar

NU Online  ·  Jumat, 9 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Karhutla Kembali Melanda Lampung dan Bangka Belitung, Lebih dari 83 Hektare Lahan Terbakar

Pemadaman karhutla di Desa Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, Selasa (6/10/2026). (BPBD Tubaba)

Jakarta, NU Online

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung dan Kepulauan Bangka Belitung. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 83,2 hektare lahan.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton Suar Pelita Panjaitan mengatakan, kebakaran terjadi di beberapa titik dengan penyebab yang masih diselidiki.

 

Di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, kebakaran melanda kebun karet milik PT Huma Indah Mekar pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Api muncul di lebih dari satu titik di Desa Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Kebakaran menghanguskan sekitar 78,2 hektare lahan.

 

“BPBD bersama tim gabungan berhasil memadamkan api pada Rabu (7/10/2026) pukul 23.00 WIB,” katanya di Jakarta, Kamis (9/10/2026).

 

Kebakaran juga terjadi di Kabupaten Pesawaran pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Api membakar sekitar dua hektare lahan kebun yang ditumbuhi rumpun bambu di Desa Kububatu, Kecamatan Way Khilau.

 

Berton mengungkapkan, kebakaran tersebut dipicu oleh bekas pembakaran di kebun pada sore sebelumnya. Api yang semula diduga telah padam kembali menyala akibat tiupan angin kencang, kemudian membesar dan menjalar ke rumpun bambu yang kering.

 

“BPBD Kabupaten Pesawaran bersama tim terkait dan warga berhasil memadamkan api pada Rabu (7/10/2026),” ujarnya.

 

Sementara itu, kebakaran terjadi di Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, pada Rabu (7/10/2026) pukul 13.46 WIB. Lokasi kebakaran berada di Jalan Mentok–Pangkalpinang, Desa Air Belo, Kecamatan Mentok. Sekitar satu hektare lahan terdampak, sedangkan penyebab kebakaran belum diketahui.

 

“Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bangka Barat menyampaikan bahwa upaya pemadaman terkendala angin kencang, kondisi lahan gambut, serta mesin pompa yang tidak dapat dioperasikan. Situasi terkini, api telah padam,” katanya.

 

Kebakaran serupa terjadi di depan tempat pemakaman umum (TPU) Sinar Bulan, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, pada Rabu (7/10/2026) pukul 20.50 WIB. Sekitar dua hektare lahan terbakar. Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Pangkalpinang bersama tim gabungan memadamkan api dengan penyemprotan air.

 

Berton mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama saat kondisi kering yang dapat meningkatkan risiko penyebaran api.