Presiden Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026
NU Online · Jumat, 19 Juni 2026 | 20:01 WIB
Bogor, NU Online
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Apresiasi tersebut disampaikan saat menerima pimpinan DPR RI, Tim Pengawas Haji, serta jajaran Kemenhaj di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).
Presiden menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik berkat sinergi yang kuat antara pemerintah, DPR RI, petugas haji, serta seluruh jamaah Indonesia. Keberhasilan tersebut menjadi hasil kerja bersama dalam menghadirkan pelayanan yang semakin profesional dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden secara khusus memberikan penghargaan kepada jajaran Kemenhaj yang telah bekerja keras menyiapkan dan mengawal penyelenggaraan ibadah haji hingga berjalan lancar.
“Bapak Presiden secara pribadi maupun sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kemenhaj, Wamenhaj beserta seluruh tim yang telah bekerja keras menyelenggarakan layanan haji tahun ini,” ujar Prasetyo Hadi.
Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan DPR RI dan Komisi VIII DPR RI yang terus mengawal penyelenggaraan ibadah haji melalui fungsi pengawasan dan kemitraan strategis bersama pemerintah.
Menurut Presiden, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan DPR RI menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Tak hanya itu, apresiasi khusus diberikan kepada lebih dari dua ribu petugas haji Indonesia yang bertugas di Tanah Suci maupun di dalam negeri. Presiden menilai para petugas telah menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, serta semangat pengabdian yang tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.
“Presiden menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas haji yang telah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, bekerja siang dan malam untuk memastikan jamaah mendapatkan layanan terbaik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” lanjut Prasetyo.
Bagi Presiden, para petugas haji merupakan garda terdepan yang hadir mendampingi jamaah pada setiap tahapan perjalanan ibadah, mulai dari keberangkatan, pelaksanaan puncak haji, hingga proses pemulangan ke tanah air.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya ditentukan oleh pemerintah dan petugas, tetapi juga oleh kedisiplinan, kesabaran, dan kerja sama seluruh jamaah Indonesia selama menjalankan rangkaian ibadah.
Karena itu, Kepala Negara turut menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah Indonesia memperoleh kemabruran serta dapat membawa pulang nilai-nilai haji dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Beliau juga menyampaikan doa agar seluruh jamaah haji Indonesia menjadi haji yang mabrur dan memperoleh keberkahan atas ibadah yang telah dilaksanakan,” ujar Prasetyo.
Apresiasi Presiden tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kerja kolektif seluruh elemen penyelenggara haji sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji mendatang. Kemenhaj berkomitmen menjadikan setiap evaluasi dan masukan sebagai pijakan untuk menghadirkan layanan haji yang semakin aman, nyaman, profesional, dan membanggakan bagi seluruh jamaah Indonesia.
Senada, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI juga memberikan apresiasi terhadap berbagai perbaikan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M yang dilakukan Kemenhaj.
Pertemuan yang dihadiri pimpinan DPR RI, anggota Komisi VIII DPR RI, serta jajaran Kemenhaj tersebut membahas hasil evaluasi penyelenggaraan haji 2026 sekaligus langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan jemaah pada musim haji mendatang.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menilai berbagai terobosan yang dilakukan pemerintah pada penyelenggaraan haji tahun ini telah memberikan dampak nyata bagi jamaah Indonesia, mulai dari peningkatan kualitas layanan, efisiensi biaya, hingga pengurangan masa tunggu keberangkatan.
"Pengawasan yang dilakukan DPR bertujuan memastikan perbaikan penyelenggaraan ibadah haji benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Alhamdulillah, berbagai langkah yang dilakukan pemerintah menunjukkan hasil yang positif," ujar Cucun.
Menurutnya, salah satu capaian penting adalah keberhasilan pemerintah menekan masa tunggu keberangkatan haji yang sebelumnya di sejumlah daerah mencapai lebih dari tiga dekade. Berkat berbagai upaya yang dilakukan pemerintah bersama DPR RI, antrean yang semula berada pada kisaran 35 hingga 40 tahun kini dapat ditekan hingga sekitar 26 tahun.
Selain itu, DPR juga mengapresiasi berbagai peningkatan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh jamaah selama berada di Tanah Suci. Pada musim haji 2026, ribuan jamaah Indonesia mendapatkan akomodasi yang lebih dekat dengan pusat ibadah, termasuk di kawasan sekitar Masjid Nabawi di Madinah.
Menurut Cucun, banyak jamaah menyampaikan kesan positif terhadap kualitas hotel, kemudahan akses menuju masjid, serta kenyamanan layanan yang mereka terima selama menjalankan ibadah.
"Kami menerima banyak testimoni dari jamaah yang merasa pelayanan tahun ini jauh lebih baik. Mereka merasakan manfaat dari berbagai perbaikan yang dilakukan pemerintah," katanya.
Peningkatan juga terlihat pada layanan konsumsi. Melalui koordinasi intensif dengan para penyedia layanan di Arab Saudi, Kemenhaj berhasil menghadirkan menu yang lebih beragam dan lebih sesuai dengan cita rasa jamaah Indonesia.
DPR menilai berbagai capaian tersebut tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah dan parlemen dalam mengawal penyelenggaraan ibadah haji sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut turut mengapresiasi komunikasi dan koordinasi yang terjalin baik antara DPR RI dan pemerintah. Kepala Negara meminta agar berbagai inovasi dan perbaikan yang telah berjalan baik dapat dipertahankan serta terus ditingkatkan pada musim haji berikutnya.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran Kemenhaj dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan global yang dapat memengaruhi penyelenggaraan haji pada masa mendatang, termasuk dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.
"Kami berharap penyelenggaraan haji ke depan dapat berjalan lebih baik lagi dan berbagai capaian positif tahun ini menjadi fondasi untuk peningkatan layanan yang berkelanjutan," ujarnya.
Apresiasi DPR RI tersebut menjadi penguatan atas komitmen Kemenhaj untuk terus melakukan transformasi layanan secara menyeluruh. Melalui kolaborasi yang erat dengan DPR RI, Pemerintah Arab Saudi, serta seluruh pemangku kepentingan, Kemenhaj berkomitmen menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional, nyaman, aman, dan berorientasi pada kepuasan jamaah Indonesia
.
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
Terkini
Lihat Semua