Artinya, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu, niscaya menyusahkan kamu. Jika kamu bertanya di waktu Al-Qur'an itu sedang diturunkan, niscaya akan diterangkan kepadamu. Allah memaafkanmu tentang hal-hal itu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun,” (Al-Maidah ayat 101).
Ayat ini mengingatkan kepada kita agar tidak mempertanyakan semua hal. Tidak mesti juga semua masalah itu kita ketahui. Malah terkadang jawaban-jawaban agama atas masalah-masalah itu mempersulit gerak kita.
Kerewelan dalam masalah agama itu merupakan sebuah kesalahan. Karenanya Allah memaafkan kesalahan yang sudah-sudah. Ke depan kita tidak perlu mempersulit diri sendiri dengan mempertanyakan banyak hal seperti urusan shaf, urusan kiblat, dan masalah lainnya. Terlebih lagi zaman sekarang ini banyak orang memiliki semangat beragama dan mempertanyakan banyak hal. Padahal dalam banyak masalah, agama justru memudahkan kita.
Terpopuler
1
Besok Rebo Wekasan, Berikut Amalan dan Doa yang Dianjurkan
2
Alma Esbeye Siap Tampil Meriahkan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
3
KH Nasaruddin Umar Mengaku Dapat Dorongan Maju Ketua Umum PBNU, Soroti Tantangan Kepemimpinan NU
4
Gus Yahya Lepas Jenazah KH Hasanuddin Kriyani di RSPAD, Kenang sebagai Panutan Umat
5
Innalillah, Sesepuh Buntet Pesantren KH Hasanuddin Kriyani Wafat
6
Gus Yaqut: yang Menerima Orang Lain, tetapi Saya yang Didakwa
Terkini
Lihat Semua