Pernyataan itu dikutip Ibnu Hajar al-Asqalani dari sebagian ahli hikmah (hukama'). Kalimat tersebut mengkritik sebagian orang yang masih menganggap bahwa musuh terberat dan terbesar ada di luar dirinya. Rasulullah pernah berujar bahwa jihad paling akbar adalah jihad melawan diri sendiri. Bukan perang di medan pertempuran. Dikatakan terbesar (akbar) karena musuh kerap tak tersadari, bahkan bersumbunyi di balik klaim kebenaran. Hal demikian bisa dilihat, misalnya, pada orang sedang mengaku berjuang di jalan agama namun dengan mezalimi orang lain. Di sinilah sebuah kekalahan sejatinya terjadi, yakni ketika ia tak mengerti mana yang muncul dari kejernihan hati dan mana yang merupakan pelampiasan nafsu golongan atau diri sendiri. Wallahu a'lam.
Terpopuler
1
Ini Rangkaian Kegiatan HUT Ke-81 RI, dari Zikir Kebangsaan hingga Pesta Rakyat
2
Pemerintah Siapkan 8.100 Kuota bagi Masyarakat untuk Saksikan Langsung Upacara HUT Ke-81 RI di Istana
3
Menag Klaim Indeks Kerukunan Umat Beragama Tertinggi Sepanjang Sejarah Indonesia
4
Hukum Menjamak Shalat karena Menonton Film The Oddysey
5
Prabowo Batal Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, Menag: Ada Tugas Kenegaraan
6
Melalui PBNU, YANMU Salurkan 11 Ambulans dan 1.000 Al-Quran untuk PWNU dan PCNU
Terkini
Lihat Semua