Artinya, “(Kita) disunahkan diam saat khatib khutbah, maksudnya diam sambil mendengarkan. Ini disunahkan sekalipun tidak terdengar suara khatib.”
Anjuran diam dan mendengarkan khatib ini merujuk pada hadits yang menyatakan bahwa pahala orang yang mengerjakan shalat Jumat akan hilang bila berbicara saat khutbah, meskipun menyuruh orang lain diam.
Rasulullah bersabda:
Artinya, “Apabila kamu berkata kepada temanmu padahal saat itu imam sedang khutbah dengan ucapan ‘diamlah’, maka kamu kehilangan pahala,” (HR Bukhari dan Muslim).
Kendati diam disunahkan saat khatib khutbah, tetapi para ulama masih menganjurkan agar bershalawat kepada Nabi bila khatib menyebut nama Nabi Muhammad atau sifatnya. Shalawat di sini dibolehkan selama tidak berlebihan dan suara tidak terlalu keras.
Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu’in menjelaskan:
Artinya, “Disunahkan menjawab orang yang bersin dan mengeraskan suara dengan catatan tidak berlebihan saat bershalawat kepada Nabi SAW ketika khatib menyebut nama dan sifatnya.”
Para ulama masih membolehkan shalawat kepada Nabi saat khatib berkhutbah. Shalawat ketika itu boleh dengan suara keras, tapi jangan berlebihan dan terlalu keras agar tidak menganggu kosentrasi orang lain. Bershalawatlah sewajarnya.
Shalawat kepada Nabi sangatlah dianjurkan, terutama bila ada orang yang sedang menyebut nama beliau. Karena dalam hadits dikatakan:
Artinya, “Orang pelit itu adalah orang yang enggan bershalawat ketika disebut namaku di dekatnya,” (HR At-Tirmidzi).
Sebab itu, ketika khatib menyebut nama nabi Muhammad, kita tetap dianjurkan shalawat dengan suara pelan dan tidak berlebih-lebihan. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)
Terpopuler
1
Susunan Lengkap Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
PBNU Umumkan Susunan Kepengurusan 2026–2031 Hari Ini
3
Kabar Baik, Kemenhaj Turunkan Masa Tunggu Haji Jadi 14 Tahun
4
Suyudi Ario Seto Segera Dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri Hari Ini
5
Wajah Baru Kepengurusan PBNU 2026-2031: Masuk Dua Tokoh Disabilitas di Kepengurusan
6
Susunan Pengurus 2026-2031 Terbentuk, Ketua Umum PBNU: Mulai Besok Kita Berkhidmah
Terkini
Lihat Semua