Keutamaan Memperbanyak Tahlil di Bulan Dzulhijjah
NU Online · Ahad, 27 Agustus 2017 | 08:00 WIB
"Wahai Tuhanku, aku telah berdoa. Namun mengapa engkau enggan mengabulkannya? Maka kiranya Engkau sudi mengajariku, yang dengannya aku dapat berdoa memohon kepada-Mu ya Allah," rintih Nabi Musa.
Allah kemudian mewahyukan kepada Nabi Musa tentang sebuah kabar yang berkata:
”Wahai Musa jika telah masuk sepuluh hari Bulan Dzulhijjah. katakanlah 'lâ ilâha illallâh', Maka akan Aku kabulkan keinginanmu."
Lalu sang nabi berkata kepada Allah:
"Wahai Allah, seluruh hambamu akan melafalkannya."
Lalu Allah memberikan kabar gembira kembali lewat lanjutan wahyu-Nya:
"Wahai Musa barangsiapa yang berkata lâ ilâha illallâh dalam hari-hari ini (sepuluh hari bulan Dzulhijjah) sekali saja. Andai saja ketujuh langit dan ketujuh bumi diletakkan di atas satu telapak timbangan amal, sedangkan kalimat tahlil tersebut diletakkan di atas telapak timbangan yang lain, sungguh, (kalimat tahlil) itu lebih berat dan lebih uggul dibanding ketujuh langit dan bumi seisinya."
Subhanallah! Betapa besar keutamaan membaca tahlil dalam sepuluh hari bulan Dzulhijjah berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani ini. Hingga membaca tahlil meskipun hanya sekali saja, lebih berharga di mata Allah dibanding ketujuh langit dan bumi beserta isinya. (Ulin Nuha Karim)
Disarikan dari kitab "Risalah Dhiyaul Budur fi Fadhaili Syuhur" karya ulama Nusantara, Syaikh Muhammad Yasin dari Kauman Solo Jawa Tengah.
Terpopuler
1
Susunan Lengkap Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
PBNU Umumkan Susunan Kepengurusan 2026–2031 Hari Ini
3
Suyudi Ario Seto Segera Dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri Hari Ini
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Ikhlas dan Meluruskan Niat dalam Beramal
5
Wajah Baru Kepengurusan PBNU 2026-2031: Masuk Dua Tokoh Disabilitas di Kepengurusan
6
Susunan Pengurus 2026-2031 Terbentuk, Ketua Umum PBNU: Mulai Besok Kita Berkhidmah
Terkini
Lihat Semua